Administrasi Pendidikan – Kumpulan Tulisan Menarik Administrasi Pendidikan

Pendidikan tidak hanya bersifat bebas namun juga ada administrasi dalam pelaksanannya. Administrasi dalam lembaga pendidikan biasanya menyangkut dana operasional untuk pelaksanaan proses pendidikan yang dibebankan pada orang tua murid atau siswa. Semakin baik proses administrasi dalam lembaga pendidikan maka akan semakin meningkatkan kepercayaan orang tua untuk menitipkan anaknya di lembaga pendidikan tersebut. Untuk gaji para guru dari instansi sekolah semuanya dibiayai oleh negara, Dana administrasi dari orang tua hanya digunakan untuk pengembangan sekolah agar nantinya memiliki fasilitas yang mumpuni dan memberikan kenyamanan bagi siswa dalam menuntut ilmu di sekolah tersebut. Administrasi memiliki beberapa tujuan umum dalam pelaksanaannya. Beberapa tujuan secara umum tersebut sebagaimana disebutkan oleh Sergiovanni dan Carver antara lain :

  • Efisiensi dalam pelaksanaan proses pendidikan
  • Efektifitas dalam hasil produksi, dalam hal ini yang dimaksud adalah kualitas dari lulusan
  • Kepuasan kerja bagi para pembimbing atau guru
  • Adaptivenes atau kemampuan menyesuaikan diri

Keempat kriteria yang telah disebutkan diatas dapat dijadikan sebagai kriteria untuk menentukan berhasil atau tidaknya proses pendidikan yang ada di sekolah. Seperti contoh : Tujuan sekolah adalah untuk mencapai efektifitas hasil produksi, hal ini dapat dicapai dengan cara memberikan bimbingan dan pengajaran secara maksimal sehingga diperlukan adanya fasilitas yang mendukung, tenaga pembimbing yang memadai. Oleh karena itu diperlukan adanya dana dari orang tua untuk melaksanakan hal tersebut agar nantinya dihasilkan lulusan terbaik yang sesuai dengan tuntutan kurikulum serta peserta didik mampu untuk menyesuaikan diri (Adaptivines) di lingkungan sekolah yang selanjutnya sebagai penerus dari jenjang sebelumnya. Jika pendidikan yang ditempuh sudah selesai, maka lulusan akan mencari pekerjaan di suatu instansi atau perusahaan yang nantinya akan memberikan kepuasan kerja terhadap diri mereka sendiri.  Secara khusus tujuan diadakannya administrasi pendidikan adalah sebagai berikut :

  1. Memberikan pengetahuan terhadap siwa untuk menjadi manusia pancasila yang sesuai dengan ketetapan MPRS No. IV 1973 dan diharapkan setiap siswa mampu untuk berbuat segala sesuatu yang selaras dengan ketetapan tersebut
  2. Memberikan dasar ilmu pengetahuan serta ketrampilan kepada siswa yang nantinya digunakan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah yang lebih tinggi
  3. Memberikan skill dan ketrampilan khusus pada siswa yang nantinya dapat dijadikan bekal untuk menempuh kehidupan di masyarakat secara luas sehingga dapat mandiri serta dapat menyumbangkan ilmu yang dimiliki untuk proses pengembangan di negara Indonesia
Administrasi Pendidikan

Administrasi Pendidikan

Administrasi memiliki beberapa fungsi penting dalam pelaksanaan pendidikan, yakni meliputi perencanaan, pengorganisian, pengawasan dan penilaian. Fungsi-fungsi tersebut memiliki keterkaitan satu sama lain yang tidak boleh saling terpisahkan. Berikut ini adalah beberapa fungsi pokok dari administrasi pendidikan antara lain :

  • Perencanaan (Planning)
    Setiap program khususnya pendidikan sebelum dilaksanakan tentu memerlukan adanya perencanaan terlebih dahulu. Dengan perencanaan tersebut maka diharapkan proses pendidikan nantinya akan berjalan seesuai rencana yang telah disepakati dan tidak terjadi penyimpangan di dalamnya. Jika tidak didahului dengan perencanaan yang matang, proses pendidikan akan menemui beberapa hambatan dan kesulitan atau bahkan mengalami kegagalan dalam proses pelaksanaannya. Adapun beberapa langkah dalam menetapkan perenvcanaan tersebut adalah sebagai berikut :
    1. Menentukan dan merencanakantujuan dari proses pendidikan yang akan dicapai
    2. Merumuskan masalah serta seluruh pekerjaan yang akan dilakukan kedepannya
    3. Mengumpulkan dana untuk proses pendidikan yang akan dilaksanakan
    4. Menentukan seluruh rangkaian dari tindakan
    5. Menentukan cara melaksanakan segala pekerjaan yang telah ditetapkan
  • Pengorganisasian
    Dalam melaksanakan proses pendidikan pada umumnya harus diperlukan adanya pengorganisasian agar dapat terbentuk satu kesatuan yang nantinya dapat membantu satu sama lain dalam pelaksanaan proses pendidikan. Selain itu pengorganisasian juga akan memudahkan dalam pembagian tugas dan pekerjaan yang harus dilakukan sehingga tidak akan terjadi penyimpangan tugas nantinya.
  • Pengkoordinasian
    Dalam menjalankan berbagai macam tugas yang dihadapi, maka diperlukan adanya pemimpin yang dapat mengkoordinasi setip pekerjaan yang dilakukan. Dengan adanya pemimpin atau koordinator, maka persaingan secara tidak sehat akan dapat diminimalisir sehingga setiap anggota akan terfokus pada pendididkan terhadap siswa. Hal ini tentu akan membuat lulusan yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik.
  • Komunikasi
    Dalam pendidikan tentu terjadi komunikasi antara murid dan guru sebagai sarana dalam bertukar pikiran dan menyampaikan materi kepada siswa. Diperlukan adanya komunikasi yang aktif dalam setiap organisasi agar nantinya tidak timbul hambatan dalam pelaksanaan proses pendidikan di sekolah
  • Evaluasi
    Evaluasi dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui berhasil atau tidaknya proses pembelajaran yang dilaksanakan oleh sekolah. Selain itu, evaluasi juga dapat digunakan untuk memperbaiki kelemahan dari kurikulum yang dianut oleh sekolah agar kedepannya proses pendidikan dapat berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan sebelumnya.

Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on TumblrDigg thisShare on LinkedIn0