Cara Merajut : Kumpulan Catatan Terlengkap Tentang Cara Merajut

Seni merajut telah berkembang pesat di berbagai belahan dunia. Kain tenun rajutan yang bagus umumnya terasa lebih lembut dan alami. Kain jenis ini yang saat ini menjadi populer dikalangan pebisnis rajut. Teknik merajut memang sudah ada sejak lama. Di Indonesia sendiri, jenis rajut sering diaplikasikan untuk pembuatan syal, kaus kaki, dan sekarang trend rajut merambat pada jenis baju rajut yang mengambil contoh model baju Korea, namun dibuat oleh pabrik-pabrik lokal diberbagai wilayah nusantara.

Teknik rajut awalnya ditemukan oleh Pendeta William Lee dari Inggris pada tahun 1589. Pertumbuhan mesin rajut di Inggris pada saat itu belum menjadi popular. Lee menciptakan konsep jarum, knovkover bit, dan lainnya pada abad ke 19. Semakin berkembangnya zaman, teknik rajutpun semakin inovatif. Para ahli rajut membuat berbagai eksperimen baru untuk membuat tenaga uap dengan kecepatan puluhan kali lebih cepat dibandingkan merajut manual dengan menggunakan tangan. Mesin ini pertama kali ditemukan pada tahun 1808, yang kemudian dikembangkan lagi menjadi mesin rajut circcular, yang dapat untuk merajut polos, membuat model tulang rusuk, dan dapat merajut menggunakan kain purl.

Untuk pemula, teknik merajut bisa dibilang agak membingungkan dan sulit. Namun sebenarnya, dengan pemahaman lebih mengenai teknik merajut akan lebih mempermudah dalam mempelajari dan memperdalam teknik rajut itu sendiri. Dimulai dari pola-pola rajutan yang jauh lebih simple, merajut satu per satu sampai membentuk sebuah bagian kain sampai menguasai teknik dasar tadi, kemudian baru dilanjutkan ke teknik yang memiliki tingkatan lebih sulit.

Merajut bisa menjadi hobi yang menyenangkan dan bermanfaat. Semua orang dari segala usia dapat belajar bagaimana cara merajut, dengan berbagai tingkat kesulitan tertentu. Ketika seorang perajut telah menguasai beberapa teknik dasar, maka akan menjadi lebih mudah untuk meningkatkan keterampilan untuk lanjut pada variasi teknik lainnya. Beberapa tips penting tentang merajut untuk pemula yaitu memilih perlengkapan yang tepat, berlatih teknik dasar, mulai dari yang kecil, membaca petunjuk sambil mengikuti cara merajut yang benar.

Cara Merajut

Cara Merajut

Untuk mulai berlatih hobi baru ini, para perajut harus memilih beberapa perlengkapan dasar. Salah satu alat yang diperlukan adalah sepasang jarum rajut dan gulungan benang. Jarum rajut memiliki dalam berbagai ukuran dengan panjang yang berbeda, namun untuk memulai berlatih hanya jahitan dasar dengan menggunakan jarum lurus. Salah satu tips yang baik pada merajut untuk pemula adalah mulai merajut dengan menggunakan benang akrilik. Benang akrilik murah dan tahan lama, namun sangat sempurna untuk orang-orang yang baru belajar merajut.

Setelah mendapatkan beberapa perlengkapan dasar, anda dapat memilih sebuah buku panduan atau mencari guru untuk berlatih teknik dasar. Teknik ini merupakan bagian penting dari merajut untuk pemula agar menjadi nyaman dengan gerakan dasar. Pada tahap awal, perajut pemula harus belajar bagaimana mengikat dan membuat pola jahitan rajut. Untuk mempelajari langkah-langkah ini, diperlukan lahitan berulang kali sampai benar-benar mahir dan luwes.

Umumnya para perajut memang sangat bersemangat untuk memulai rajutan pertama mereka. Meskipun pada awalnya berkeinginan untuk membuat sebuah sweater yang indah, ada baiknya untuk memulai dari bentuk yang mudah. Syal dan kain bantal bisa menjadi pilihan yang utama untuk pemula. Merajut sederhana ini dapat membantu perajut pemula untuk menyempurnakan keterampilan dasar nya.

Setelah memilih pola, saatnya memilih alat yang cocok. Sebuah ukuran pola dasar memerlukan ukuran jarum, benang dan berat. Jika perajut memulai sebuah rajutan dengan menggunakan jarum atau benang dengan ukuran yang berbeda, maka dapat mengubah ukuran pola tersebut. Disamping itu, perajut juga harus menentukan apakah pola melibatkan keterampilan baru atau jahitan yang tidak diketahui.

Tips lain yang penting dalam merajut untuk pemula adalah memeriksa ukuran pola dan jarum sebelum memulai merajut. Hal ini mengacu pada jumlah jahitan per 4 inci dari kain rajutan. Ukurannya dapat bervariasi tergantung pada ukuran jarum, benang berat dan ketegangan benang pada saat merajut. Kebanyakan pola akan menentukan ukuran untuk hasil rajutan, dan ini merupakan salah satu hal penting untuk merajut. Anda bisa menggunakan jarum dan benang yang Anda pilih untuk memastikan ukuran rajutan yang akan dibuat.

Banyak perajut baru yang ingin melihat hasil rajutan mereka sesegera mungkin. Setelah menyelesaikan tahap awal dengan menguasai teknik dasar, tahapan selanjutnya adalah mulai merajut dengan teknik baru yang lebih sulit dan variatif.

Sumber gambar:
http://nurfysawcaz.files.wordpress.com/2010/04/merajut.jpg

Kata kunci:

Contoh dan Pengertian