Contoh Surat Undangan | Undangan Rapat, Pernikahan, dan Ulang Tahun

Contoh Surat Undangan ada berbagai macam; ada yang bersifat formal seperti undangan rapat kerja, ada juga yang sifatnya semi-formal seperti undangan pernikahan, dan ada juga yang informal seperti undangan pesta ulang tahun.

Membuat Contoh Surat Undangan tidaklah sulit. Karena, dalam suatu surat undangan, entah itu formal maupun informal, pasti mencantumkan hal-hal sebagai berikut:

  • Tamu terundang
  • Salam pembuka
  • Acara
  • Waktu dan tempat secara jelas
  • Alasan Pentingnya Kehadiran (point ini tidak wajib, namun sebaiknya ada supaya tamu terundang lebih termotivasi untuk menghadiri)

  • Ungkapan terima kasih
  • Salam Penutup
  • Identitas pengundang

Jika hal-hal tersebut di atas sudah tersedia, maka hal selanjutnya yang perlu Anda pikirkan adalah kata-katanya. Pilihan kata sangat penting dalm sebuah surat, apalagi jika surat tersebut bersifat formal. Salah penggunaan bahasa akan terkesan seperti kurang sopan. Namun, jika suratnya bersifat informal, Anda bisa menggunakan bahasa apapun yang nyaman Anda gunakan bersama dengan tamu terundangnya. Intinya, yang menjadi pembeda kunci suatu surat antara formal dan informal adalah penggunaan bahasanya.

Contoh Surat Undangan

Contoh Surat Undangan

Untuk lebih jelasnya, mari kita simak beberapa Contoh Surat Undangan berikut:

A. Contoh Surat Undangan Formal (Undangan Rapat Kerja)

Kepada Yth.

Seluruh Anggota Kontraktor

PT Bangun Bersama {tamu terundang}

Dengan Hormat, {salam pembuka}

Bersama ini kami mengundang Bapak/Ibu sekalian untuk menghadiri Kick-Off Meeting Proyek Pembangunan Apartemen Hurricane Damai {acara}, yang akan diselenggarakan pada;

Hari         : Senin, 12 Agustus 2013

Jam          : 08.00 – selesai {waktu}

Tempat   : Kantor sementara di lahan Apartemen Hurricane Damai {tempat}

Diharapkan bagi seluruh anggota untuk hadir dalam meeting ini guna membahas tugas masing-masing divisi agar proyek dapat dilaksanakan dengan baik dan penuh tanggung jawab. {alasan pentingnya kehadiran}

Demikian disampaikan. Terima kasih banyak atas partisipasinya dari seluruh pihak terkait. {ungkapan terima kasih}

Salam Hormat, {salam penutup}

Ketua Komisi V DPR RI {identitas pengundang}

B. Contoh Surat Undangan Semi Formal (Undangan Pernikahan)

Kepada :  Ibu Yuliana {tamu terundang, biasanya tercantum pada amplop}

Assalamualaikum Wr. Wb. {salam pembuka}

Dengan mengharap ridho dari Allah SWT, kami bermaksud mengadakan Acara Syukuran Pernikahan kami {acara}, yang Insya Allah akan diadakan pada :

Hari             : Selasa

Tanggal      : 24 November 2009

Jam             : 09.00 – Selesai {waktu}

Tempat       : Gedung Pertemuan Raya, Jalan Adi Sucipto, Palangkaraya {tempat}

Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami bila Bapak/Ibu/Saudara berkenan hadir untuk memberikan doa restu. {alasan pentingnya kehadiran}

Atas kehadiran dan doa restunya, diucapkan terima kasih. {ungkapan terima kasih}

Wassalamualaikum Wr. Wb. {salam penutup}

Hormat kami,

Arnold – Megan

Mempelai Berdua {identitas pengundang}

C. Contoh Surat Undangan Informal (Undangan Pesta Ulang Tahun Anak)

To : My Friend Alessa{tamu undangan}

SD Muhammadiyah Makassar

Dear teman-temanku yang baik, {salam pembuka}

Apa kabar? Oh ya, sebentar lagi, aku mau ulang tahun lhooo.. Kalian jangan lupa datang ya, ke Pesta Ulang Tahunku yang ke-10 {acara}.

Acaranya pada :

Hari            : Minggu

Tanggal      : 20 Januari 20013

Jam             : 10.00 {waktu}

Tempat       : Rumahku tersayang, Perumahan Damai Insani Blok C nomor 5. {tempat}

Teman-teman jangan lupa datang ya.. {alasan pentingnya kehadiran} Kalo nggak ada kalian, nggak seru.. Makasih banyak teman-teman! {ungkapan terima kasih}

Regards, {salam penutup}

Mia. {identitas pengundang}

Sebenarnya, menuliskan kata-kata dalam Contoh Surat Undangan  tidaklah terlalu sulit. Namun, khusus untuk undangan pernikahan, kadang orang merasa tidak percaya diri untuk menggunakan kata-katanya sendiri. Hal tersebut sangatlah wajar, mengingat betapa istimewanya suatu acara pernikahan itu. Oleh sebab itu, banyak perusahaan menawarkan jasa pembuatan surat undangan pernikahan. Mereka biasanya punya beberapa contoh format penulisan yang indah dan berkesan. Mempelai hanya tinggal memilihnya sesuai selera masing-masing.

Setelah tata bahasa dan isinya selesai dibuat dalam Contoh Surat Undangan, pekerjaan Anda selanjutnya adalah mengetik dan mencetaknya. Untuk surat yang bersifat formal, gunakan font baku seperti Times New Roman atau Arial dengan format resmi. Tidak perlu menambahkan ornamen apapun dalam surat kecuali kop atau logo perusahaan/organisasi. Namun, untuk surat informal, penggunaan font baku justru akan terkesan kaku. Pilihlah font yang unik dengan warna menarik. Font-font semacam itu bisa Anda dapatkan dengan mencari dan mengunduhnya di internet. Selain itu, jika memungkinkan, tambahkan beberapa ornamen seperti gambar untuk menunjukkan keakraban dan keramahan antara si pengundang dan tamu terundangnya. Terakhir, tambahkan amplop bila perlu.

Image source : http://awc-wroclaw2013.pl/wp-content/uploads/invitation%281%29.png

Kata kunci:

Share on Google+0Share on Facebook3Tweet about this on Twitter0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on TumblrDigg thisShare on LinkedIn0