Game Anak-anak : Kumpulan Catatan Mengenai Game Anak-anak

Tahun 2013, sangat berbeda sekali dengan tahun saat saya masih anak anak (tahun 90an). Sekarang saya melihat hampir semua anak anak terutama anak anak di kalangan menengah, memiliki handphone nya sendiri, bahkan memiliki smartphone. Mereka sekarang sudah mengenal internet, game komputer, game digital, dan game elektronik lainnya. Mungkin di saat era saya masih bermain di masa kanak kanak, saya belum mengenal teknologi teknologi seperti itu, dulu hanya ada permainan permainan tradisional seperti gangsing, kelereng, petak umpet dan lain lain.

Namun sekarang, permainan permainan seperti itu mungkin sudah jarang yang memainkannya, kebanyakan anak anak sekarang cukup duduk diam dirumah, atau di kasurnya dan mulai bermain alat alat elektronik, bermain gadget, game di sebuah komputer, dan bahkan sebuah game online yang mungkin sekali bisa berinteraksi dengan berbagai macam orang termasuk orang dewasa. Saya mencoba untuk tidak melihat sisi buruk dari ini semua, namun selalu ada sisi negatif yang kita dapatkan dari era globalisasi seperti ini. Anak anak dapat bermain game komputer, playstation, xbox atau semacam console lainnya, tentu ini cukup mengganggu kesehatan mata seorang anak. Belum lagi, ada rumor yang berkata bahwa bermain game terlalu banyak di komputer atau konsol akan membuat IQ seorang anak menurun dan membawa kebodohan tersendiri bagi anak tersebut.

Akan tetapi ada juga rumor yang muncul bahwa bermain game komputer atau konsol akan meningkatkan kecerdasan otak seorang anak, termasuk kecerdasan motoriknya juga. Mungkin ada benarnya juga, tapi jika memang itu tidak berbahaya dan tidak mengganggu aktifitas seorang anak untuk belajar, saya rasa tidak menjadi masalah. Yang menjadi masalah adalah disaat seorang anak bermain sebuah game terlalu lama, terlalu banyak menghabiskan waktu yang membawa mereka menjadi lupa akan kewajiban mereka sebagai anak anak atau murid. Entah itu pekerjaan rumahnya, atau belajar untuk pelajaran esok hari dan ulangan dan sebagainya.

Saya tidak akan membahas berbagai macam masalah tersebut di artikel ini, namun sebaliknya saya akan memberikan beberapa rekomendasi permainan atau game untuk anak anak, yang layak dan patut mereka mainkan. Bukan disuguhkan permainan bunuh membunuh, teroris, merampok dan sebagainya, melainkan saya akan memberikan permainan atau game yang selayaknya bisa membuat seorang anak menjadi terhibur, mengasah kemampuan otaknya pula sehingga potensi pemikirannya menjadi jauh lebih berkembang kedepannya dan meningkatkan kemampuan analisanya juga. Salah satu game yang sangat berguna untuk seorang anak ialah puzzle.

Dulu mungkin untuk seorang anak bermain puzzle, mereka harus membeli sebuah sketsa fisik puzzle tersebut, namun dengan adanya teknologi digital di era sekarang, seorang anak bisa mulai memainkan sebuah puzzle di komputer atau internet, hanya cukup kita pandu dan temani saat dia bermain, agar mereka juga merasa senang saat diperhatikan. Yang kedua adalah game pengetahuan, atau game ensiklopedi, dimana seorang anak akan diberikan sebuah pertanyaan satu per satu dari sebuah game tersebut tentang lingkungan sekitar atau tentang dunia ini, misalnya pertanyaan pertanyaan pengetahuan umum tentang binatang, tumbuhan, buah buahan, dan harus dalam bahasa asing, supaya mereka bisa bermain sambil belajar.

Kedua game anak anak tersebut sangat membantu perkembangan otak anak, dan tentunya bisa menghibur mereka. Jika anak senang dengan sebuah tokoh kartun atau animasi, dan ada sebuah game yang menunjukan seorang tokoh kartun atau tokoh animasi tersebut, sebagai orang tua, kita bisa menyediakan game tersebut untuk anak kita, tapi usahakan cari game yang setidaknya bisa membantu anak kita untuk belajar juga, bukan hanya untuk bersenang senang.

Karena mungkin ada seorang anak yang memiliki kendala dimana saat belajar, anak tersebut akan cenderung marah, menangis atau mungkin mulai berjalan jalan kesana kemari dan tidak konsentrasi untuk mencerna pelajaran yang sedang dipelajari. Jadi game anak anak yang mengandung unsur unsur pendidikan sangat baik untuk diberikan kepada anak tersebut. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk para orang tua di luar sana.

Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on TumblrDigg thisShare on LinkedIn0