Game Anak | Kumpulan Informasi Terkait Game Anak

Anak adalah titipan dari Tuhan yang sangat berharga bagi setiap pasangan. Setiap orang tua pastilah ingin memberikan dan melakukan apapun yang dianggapnya baik untuk pertumbuhan sang buah hati. Game atau permainan adalah salah satu wadah atau sarana untuk memberikan berbagai ilmu dan beberapa nasihat baik untuk kehidupan sang anak.

Pastinya, sebagai orang tua kita tidak mau anak terjerumus dalam hal negative. Karena itu, disini kita akan membahas game atau permainan yang cocok untuk anak sesuai dengan kategori umurnya.

A. Masa Balita (0-5 tahun)

Pada masa balita, anak akan ingin banyak tahu tentang banyak hal disekelilingnya. Pada masa ini pulalah sifat dan karakteristik anak terbentuk. Banyak pilihan permainan yang dapat mengasah otak juga mengasah fisik. Beberapa saran permainan yang mungkin dapat anda lakukan.

I. Bermain bola

Bisa kita lakukan dengan mengoper bola pada anak dan menyuruh anak untuk menggiringnya kembali pada kita. Selain mengoper bola, kita bisa membuat ring pendek atau keranjang dan menyuruh anak untuk memasukkan bola ke dalam ring atau keranjang. Jangan lupa untuk memuji anak setelah ia berhasil melakukannya agar ia merasa disayang dan diperhatikan.

II. Boneka tangan

Kita memainkan boneka tangan dan menceritakan suatu kisah yang seru dan asik namun tidak meninggalkan pesan positif yang dapat disampaikan. Dengan ini anak akan belajar cara bertindak yang baik untuk menyelesaikan suatu masalah. Selain itu, permainan ini dapat menghibur anak.

III. Kartu

Kartu adalah media yang baik untuk mengajarkan huruf, angka, nama hewan, dan masih banyak lagi. Selain itu, kita juga dapat menggunakan kartu berbahasa inggris untuk meningkatkan kemampuan berbahasa inggrisnya. Bisa dilakukan dengan permainan tebak-tebakan. Jangan lupa untuk memuji anak bila ia berhasil menebak dan beri tahu jawabannya bila anak salah menebak.

IV. Puzzle

Permainan puzzle sangat berguna untuk mengasah daya pikir anak. Bisa dilakukan dengan membongkar puzzle dan meminta anak untuk menyusunnya menjadi suatu gambar (jangan lupa untuk membantu anak bila sedang kesusahan dengan memberikan beberapa clue). Bentuk puzzle lainnya yaitu memasukkan sebuah bangun ruang kedalam lubang yang sesuai dengan bentuk bangun ruang tersebut. Jangan lupa untuk memuji anak bila ia berhasil menyusun puzzle dengan benar atau memasukan bangun ruang dengan benar. Anda harus memberikan clue atau petunjuk bila sang anak salah.

V. Boneka, robot-robotan, mobil-mobilan dan sejenisnya

Mainan ini dapat mengasah daya imajinasi dan kekreatifan anak. Namun, disarankan jangan terlalu banyak dimainkan agar tidak terjebak dalam fantasinya sendiri.

B. Masa kanak-kanak (5-11 tahun)

Pada masa ini, anak sudah mulai menunjukkan karakteristik dan sifat –sifat hasil dari masa balita. Pada masa ini pula anak sudah mulai aktif bahkan terbiasa dalam bersosialisasi dengan teman-teman sebaya atau seumurannya. Sebaiknya orang tua membiarkan anak bebas untuk berkreasi namun tetap harus diawasi agar tidak terpengaruh hal-hal negatif. Biasanya anak akan aktif dalam permainan olah raga seperti bola kaki, bola basket, dan lain-lain (khususnya untuk anak laki-laki).

Untuk anak perempuan mereka akan aktif melakukan permainan ringan seperti masak-masakan, lompat tali, bermain boneka (berwujud manusia), dan lain-lain.

Semakin maju dan canggihnya teknologi yang memberikan kemudahan serta fasilitas yang sangat memadai kadang membuat anak terperangkap dalam dunianya sendiri dan tidak mau bersosialisai dengan teman sebayanya. Sebagai contoh dari fasilitas tersebut seperti laptop, handphone, tablet yang kadang-kadang menyediakan permainan kurang berbobot sehingga prestasi anak menjadi rusak. Orang tua harus bias membujuk anak untuk bersosialisasi diluar serta memberikan bimbingan khusus untuk menghindari perilaku negatif.

C. Masa remaja (12-16 tahun)

Pada masa ini, anak sudah bisa dipercayakan untuk memanfaatkan teknologi canggih yang sudah ada karena diharapkan sang anak sudah dapat memilah permainan yang baik dan juga permainan yang buruk. Namun, bukan berarti orang tua sudah dapat lepas tangan. Orang tua tetap perlu mengawasi dan membimbing anak secara dewasa agar anak tidak risih.

Untuk dapat mengoptimalkan karakteristik dan sifat anak. Permainan positif dan mendidiklah yang diperbolehkan untuk anak dan kurangi permainan yang bersifat berbahaya dan mengancam. Sekian.

Game Anak

Game Anak

Sumber gambar http://goo.gl/ucZ53

Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on TumblrDigg thisShare on LinkedIn0