Game GTA | Kumpulan Catatan Terlengkap Mengenai Game GTA

Kriminal tidak ada untungnya? Betul. Tapi bagaimana jika kriminal dilakukan dalam dunia video game? Untung besar! Bahkan ketika tiba di Florida, game ini memecahkan rekor secara luar biasa. Vice City yang menjadi judul game Playstation 2 dengan penjualan tercepat – hingga dikalahkan San Andreas.

Tidak hanya itu, GTA III dan Vice City mencetak penjualan masing-masing sebanyak 10 juta unit. San Andreas sendiri terjual satu juta kopi hanya enam hari di Inggris saja serta memiliki total penjualan 15 juta  di seluruh dunia. Menakjubkan ! Total penjualan seluruh serinya hingga kini melebihi 65 juta kopi.

Game GTA

Game GTA

Bagi Anda yang bingung, Game GTA adalah sebuah seri video game yang diluncurkan oleh Rockstar Games. Diciptakan oleh David Jones dan Mike Daily kemudian dikembangkan oleh dua bersaudara Dan Houser dan Sam Houser. Seri pertamanya dibuat tahun 1997 untuk konsol Playstation yang berkembang lebih dari sekedar pertambahan seri atau penghasil uang. Majalah kenamaan TIME sempat menyinggung tentang GTA saat peluncuran Vice City pada tahun 2002 “..memaksa kita menyadari bahwa video game bukanlah mainan lagi; mereka itu mengagumkan, hiburan perangsang pikiran untuk orang dewasa.

Pada sisi terbaiknya, video game adalah seni.” Tidak semua dapat mengerti pemahaman ini, bahkan setelah berjalan selama enam tahun. Tapi tidak lama lagi semua lapisan orang dapat menerima bahwa video game adalah salah satu hiburan untuk dewasa. Oleh karenanya diperlukan pengetahuan tentang bagaimana game dengan konsep sedemikian rupa dapat berkembang hingga menjadi sebesar itu. Untuk itu, mari kita mengenang satu persatu dari empat seri pertama  GTA.

Grand Theft Auto

Game pertama berasal dari kisah seorang pencoleng mobil kelas teri berambisi besar yang harus menyelesaikan enam kota berbeda: Liberty City, San Andreas dan Vice City. Seluruh elemen pada GTA kini berawal dari seri pertama yang mendarat di konsol Playstation serta disebut sebagai “salah satu perilisan game orisinil, inovatif, mengesankan secara teknis sekaligus paling kontroversial yang pernah terjadi”.

Terdapat 200 kendaraan berbeda untuk digunakan untuk menyelesaikan misi. Beberapa di antaranya didapatkan melalui telepon umum dan dibatasi oleh waktu. Misi-misi berbau kriminal ini meliputi penyelundupan, pembunuhan lawan bisnis atau sebagai supir cabutan. Hadiah berupa uang didapatkan ketika menyelesaikan misi. Kumpulkan hingga $1,000,000 untuk pindah ke kota berikutnya.

Daya tarik GTA bukanlah dari segi penampilan tapi cenderung fungsional daripada mewah, menggunakan grafik 2D kasar berperspektif tampak atas. Kekuatannya terletak pada cakupan gameplay yang memberikan kebebasan bagi pemain untuk melakukan apapun, termasuk keluar dari misi yang tengah berjalan. Pemain dapat mencuri mobil, menjualnya di dermaga, meledakkan sekelompok pemuja kultus hingga memberondong pengunjung pusat perbelanjaan menggunakan senapan mesin.

Grand Theft Auto: London 1969

Keluaran berikutnya bertema pembajakan mobil, tabrak kaki pejalan kaki bernuansa kota London di tahun 1960an. Jauh dari pendahulunya, London 1969 hanyalah sebuah pelengkap game orisinilnya. Perubahan pada seri ini terletak pada lingkungan, mobil serta dialognya yang terinspirasi dari siaran BritTV klasik serta film bertema serupa seperti The Italian Job dan The Professionals.

Dibalik semuanya itu, seluruh konsep permainannya adalah sama. Pergi kemana saja, tampilan perspektif serta misi yang sama.  Meskipun tampilan visualnya lebih baik karena framerate lebih cepat namun semi sekuel ini masih belum cukup baik dibandingkan game sebelumnya. Mungkin ini hanyalah sebuah perhentian sebelum sekuelnya hadir enam bulan kemudian.

Grand Theft Auto II

Desain singkat GTA 2 adalah membuatnya lebih garang, lebih besar serta lebih baik. Sekilas awal, sekuel ini tidak banyak berubah. Beredar pada akhir 1999, GTA 2 masih menggunakan tampilan perspektif 2D tampak atas namun lebih detail. Misi lewat telepon umum juga sejumlah pekerjaan tak bermoral masih nampak. Bersetting di kota metropolis masa kini serta meliputi tiga area besar (Industrial, Residential, Downtown) serta peningkatan kualitas AI. Pemain dengan level “wanted” tinggi akan bertemu satuan SWAT, FBI hingga tentara militer untuk menghentikan segala aksi jahat. Senjata baru juga ditambahkan seperti Uzi, pengejut listrik, bom molotov serta ranjau darat! Rumitnya kehidupan dunia kriminal ditambah dengan adanya perseteruan tujuh gang. Tiap area dikuasai oleh setidaknya dua gang. Pemain dapat bekerja sama dengan salah satu gang tersebut dan apabila pemain bekerjasama dengan salah satu gang tersebut (misalnya Yakuza), gang lain (Loonies, Zaibatsu, dll) akan memusuhi si pemain.

Sementara GTA 2 menunjukan beberapa perkembangan, kekecewaan beberapa pihak tetap ada. Pasalnya sensasi prekuelnya berkurang, mulai ketinggalan jamannya grafis 2D serta berubahnya gameplay menjadi hal-hal negatif bagi beberapa  orang. Pendapat miring itu berimbas pada buruknya penjualan. Publik menginginkan permainan 3D serta aksi tak kenal hukum serupa dengan prekuel sebelumnya.

Grand Theft Auto III

Sebuah konsol Playstation 2 dan setahun sesudahnya, GTA klasik dalam versi 3D dikabulkan Rockstar. Menggunakan perspektif orang ketiga ketimbang menggunakan perspektif tampak atas seperti para pendahulunya. Di dalamnya terdapat distrik pinggiran kota bersuasana suram, operasi Triad di Chinatown sementara para mafia besar tinggal di pusat kota dan disebut “pelaku bisnis”.Kehidupan kota tampak nyata dengan hari berganti hari ketika pemain menyelesaikan misinya.

Aksi dalam permainan ini masih menggunakan sejumlah mobil dengan handling yang cukup realistis. Selain itu, mobil tersebut dapat dijual pula, bahkan pemain dapat merasakan hidup seperti supir dengan mencuri taxi. Pemberian misi pada GTA III akan membuat pemain seperti berasa dalam kisah film gangster. GTA III terjual sebanyak tujuh juta kopi dalam versi Playstation 2 saja serta masuk ke dalam sepuluh besar Chart Track selama lebih dari 50 minggu. Bahkan Metal Gear Solid 2 tidak dapat mengikuti pencapaian ini…

Grand Theft Auto: Vice City

Semuanya ini membawa kita ke tahun 2002 dan Grand Theft Auto: Vice City. Masih membawa seluruh elemen gameplay tapi dengan banyak sekali konten tambahan, seri GTA ini tampak lebih seperti prekuel cerita ketimbang sekuel bertema tahun 80an yang khas, mengingatkan kita pada film Miami Vice, Goodfellas atau Scarface. Vice City memoles prekuelnya dengan baik serta menambahkan sesuatu ekstra ke dalamnya.

Dari segi permainan, Vice City menawarkan banyak perubahan kecil yang diterima penggemarnya. Seperti menembakkan senjata api dari sepeda atau perahu, melompat dari mobil berjalan bahkan menembak ban mobil. Edisi  tahun 2002 ini mengembangkan simulasi perkotaan hingga ke tahap lebih baik. Pemain dapat menyaksikan pejalan kaki berbincang-bincang dengan polisi, membaca koran atau terlibat kecelakaan. Lebih baik daripada menjadi sekedar latar belakang aksi petualangan pemain.

Improvisasi teknis lainnya juga tampak seperti animasi lebih mulus, streaming lebih cepat juga lebih baiknya tekstur. Bila kembali melihat GTA III, pemain akan terkejut dengan betapa besarnya perubahan Vice City, terutama bagaimana perkembangan kamera dalam Vice City.

Tahun-tahun selanjutnya, Rockstar terus melanjutkan kesuksesannya serta menelurkan beberapa seri lagi seperti:

  • Grand Theft Auto : San Andreas (2004)
  • Grand Theft Auto: Liberty City Stories (2005)
  • Grand Theft Auto: Vice City Stories (2006)
  • Grand Theft Auto IV (2008)
  • Grand Theft Auto: The Lost and Damned (2008)
  • Grand Theft Auto: Chinatown Wars (2009)
  • Grand Theft Auto: The Ballad of Gay Tony (2009)
  • Grand Theft Auto V (2013)

Meskipun menciptakan banyak kontroversi dalam kehidupan nyata akibat gaya permainan menyimpang dan mengajarkan kejahatan, permainan ini terus hidup dan menjadi bagian dari banyaknya warna dalam dunia video game.

Sumber gambar: bubblews.com

Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on TumblrDigg thisShare on LinkedIn0