Hukum Internasional – Catatan Terlengkap Hukum Internasional

Hukum internasional adalah hukum yang mengatur aktivitas berskala internasional. Pada awalnya, ilmu tersebut hanya diartikan sebagai perilaku serta hubungan antarnegara namun dalam perkembangan pola hubungan internasional semakin kompleks. Pengertian ini kemudian meluas sehingga ilmu tersebut juga mengurusi struktur dan perilaku organisasi internasional dan pada batas tertentu, perusahaan multinasional dan individu.

International Law adalah hukum bangsa-bangsa dan diperlakukan sama ,ilmu tersebut dipergunakan untuk menunjukkan pada kebiasaan dan aturan yang berlaku dalam hubungan antara raja-raja zaman dahulu. Hukum antarbangsa atau hukum antarnegara menunjukkan pada kompleks kaedah dan asas yang mengatur hubungan antara anggota masyarakat bangsa-bangsa.

Hukum Internasional

Hukum Internasional

International Law di Indonesia terbagi menjadi dua bagian, yaitu :

  1. Perdata Internasional, adalah ilmu yang mengatur hubungan di dalam hukum antara warga di suatu negara dengan warga lain
  2. Publik Internasional, adalah ilmu yang mengatur satu dengan lainnya dalam hubungan internasional

Hukum International publik berbeda dengan Hukum Perdata International. Hukum Perdata International ialah keseluruhan kaedah dan asas dapat mengatur hubungan perdata serta melintasi batas, sehingga dapat mengatur hubungan hukum perdata antara para pelaku sehingga masing-masing tunduk pada aturan di internal masing masing karena pastinya berlainan. Sedangkan Hukum Internasional adalah keseluruhan kaidah dan asas yang mengatur hubungan atau persoalan melintasi batas (hubungan internasional) yang bukan bersifat perdata.

Persamaannya adalah bahwa keduanya mengatur hubungan atau persoalan setiap melintasi batas (internasional). Perbedaannya adalah sifatnya atau persoalan setiap objek.

Asas Internasional

Asas-asas terbagi menjadi beberapa yaitu :

  1. Asas Teritorial, menurut asas ini tentu saja sebuah bangsa melaksanakan aturan bagi semua orang serta semua barang yang berada dalam wilayahnya, tanpa pandang bulu serta sama kepada setiap orang.
  2. Asas Kebangsaan, menurut asas ini setap warga suatu bangsa dimanapun dia berada, tetap mendapat perlakuan dari negaranya. asas ini memiliki kekuatan ekstrateritorial, artinya aturan internal suatu bangsa tetap berlaku bagi seorang warganegara walaupun ia berada di bangsa lain.
  3. Asas Kepentingan Umum, menurut asas ini negara dapat menyesuaikan diri dengan dengan semua keadaan dan peristiwa yang bersangkut paut dengan kepentingan umum. Jadi, tidak terikat pada batas-batas wilayah suatu negara.

Di dalam ilmu tersebut terdapat beberapa bentuk perwujudan atau pola perkembangan yang khusus berlaku di suatu bagian dunia (region) tertentu :

International Law Regional

Berlaku/terbatas daerah lingkungan berlakunya, seperti International Law di Amerika / Amerika Latin, seperti konsep landasan kontinen (Continental Shelf) atau konsep perlindungan kekayaan hayati laut (conservation of the living resources of the sea) mula-mula tumbuh di Benua Amerika sehingga menjadi International Law yang umum.

Hukum International Khusus

Salam bentuk kaedah khusus berlaku bagi zona tertentu seperti Konvensi Eropa mengenai HAM sebagai cerminan keadaan, kebutuhan, taraf perkembangan dan tingkat integritas , tingkatannya tentunya berbeda-beda dari bagian masyarakat yang berlainan. Berbeda dengan regional – regional, karena biasanya regional tumbuh melalui proses kebiasaan.

Hukum International merupakan keseluruhan kaedah dan asas yang mengatur hubungan atau persoalan dan melintasi batas negara antara:

  1. negara dengan negara
  2. negara dengan subyek lain bukan negara atau subjek bukan negara satu sama lain

Sumber Hukum Internasional

  1. Sumber materil, yaitu segala sesuatu yang membahas dasar berlakunya aturan sehingga jelas serta terbuka dari segala sisi.
  2. Sumber formal, yaitu sumber darimana kita mendapatkan atau menemukan ketentuan-ketentuan aturan internasional.

SEBAB-SEBAB SENGKETA INTERNATIONAL

  1. Sengketa terjadi karena masalah Politik, adanya perang dingin antara blok barat (liberal membentuk pakta pertahanan NATO) di bawah pimpinan Amerika dan blok Timur (Komunis membentuk pakta pertahanan Warsawa) dibawah pimpinan Uni Sovyet/ Rusia. kedua blok ini saling memeperluas pengaruh ideologi dan ekonominya di berbagai negara sehingga banyak negara negara akhirnya menjadi korban.
  2. karena batas wilayah, tidak adanya kejelasan batas wilayah suatu negara dengan negara lain sehingga masing-masing akan mengklaim wilayah perbatasan tertentu.

Sekilas tentang ilmu tersebut, ilmu ini bagus untuk dipelajari karena selalu berkaitan dengan kehidupan bernegara  sehingga tidak mengganggu kehidupan satu sama lain

Kata kunci: