Ilmu Tauhid : Catatan Tentang Ilmu Tauhid

Dalam agama Islam, ada beberapa cabang ilmu yang wajib diketahui diantaranya adalah Ilmu Tauhid. Ilmu tauhid secara umum merupakan ilmu yg menitikberatkan pada pembahasan tentang penguatan keyakinan agama Islam beserta dalil naqli maupun aqli yang sudah pasti kebenarannya tanpa ada keraguan didalamnya. Secara detail, ilmu ini juga menggambarkan kebatilan orang-orang kafir, beserta kerancuan dan kedustaan yang selama ini mereka lakukan. Dengan ilmu tauhid ini, dipastikan jiwa akan stabil dan terus kuat, landasan hati pun akan tenang dengan hadirnya  iman. Dinamakan ilmu tauhid karena pembahasan terpenting di dalamnya adalah tentang tauhidullah (mengesakan serta mengagungkan Allah SWT).  Sebagaimana dalam firman-Nya :

أَفَمَن يَعْلَمُ أَنَّمَا أُنزِلَ إِلَيْكَ مِن رَبِّكَ الْحَقُّ كَمَنْ هُوَ أَعْمَى إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُوْلُواْ الأَلْبَابِ

“Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar, sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran.” (Ar-Ra’d: 19)

Beberapa Bidang dalam Ilmu Tauhid

1Ilmu Tauhid mengajarkan tentang berbagai pembahasan yaitu :

1. Iman kepada Allah, berusaha bertauhid kepada-Nya, dan ikhlas dalam beribadah hanya semata – mata untuk-Nya tanpa adanya sekutu apapun.

2. Iman kepada rasul-rasul Allah sebagai utusan dan pembawa risalah ilahi, juga membahas pula sifat-sifat yang wajib dan pasti ada pada mereka berkaitan dengan akhlakul karimah yang patut dicontoh seperti jujur dan amanah, mengetahui sifat-sifat yang mustahil ada pada mereka seperti dusta dan khianat, mengetahui mu’jizat serta tanda kerasulan mereka, khususnya mu’jizat dan tanda kerasulan Baginda Nabi Muhammad SAW.

3. Iman kepada kitab-kitab yang diturunkan Allah kepada para nabi dan rasulnya sebagai petunjuk sekaligus pegangan hidup bagi hamba-hamba-Nya sepanjang sejarah yang panjang.

4. Iman kepada malaikat Allah, beserta segenap tugas-tugas yang mereka jalankan, maupun hubungannya dengan manusia di dunia dan akhirat kelak.

5. Iman kepada hari akhir / kiamat, sebagai sebuah pembalasan bagi orang-orang selama hidup di dunia berdasarkan ketakwaan dan amal perbuatannya.

6. Iman kepada takdir Allah yang Maha Bijaksana dan mengatur dengan takdir-Nya semua yang ada di muka bumi ini.

Allah swt berfirman:

“آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْهِ مِن رَّبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آمَنَ بِاللّهِ وَمَلآئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ

“Rasul telah beriman kepada Al-Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya.” (Al-Baqarah: 285)

Rasulullah saw. ditanya tentang iman, beliau menjawab,

أنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ.

“Iman adalah engkau membenarkan dan meyakini Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir, dan taqdir baik maupun buruk.” (HR. Muslim).

Ilmu Tauhid dan kedudukannya dari cabang ilmu yang lain

Nilai dari kemuliaan suatu ilmu tergantung pada tema yang dibahasnya. Ilmu kedokteran lebih mulia dari teknik perkayuan karena pembahasan terbatas pada teknik perkayuan sedangkan kedokteran mencakup lebih luas dalam kehidupan manusia. Begitu pula dengan ilmu tauhid, adalah ilmu paling mulia dimana objek pembahasannya adalah sesuatu yang bersifat hakiki. Adakah yang lebih agung selain Pencipta alam semesta ini?

Dengan teramat pentingnya ilmu tauhid, maka hukum mempelajari ilmu tauhid bersifat fardhu ‘ain bagi setiap muslim sampai memiliki keyakinan dan kepuasan hati serta akal bahwa ia berada di atas agama yang benar. Sedangkan mempelajari lebih dari itu hukumnya fardhu kifayah, dimana jika telah ada yang mengetahui, yang lain tidak berdosa. Allah swt. berfirman,

فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ

“Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan (Yang Haq) melainkan Allah.” (Muhammad: 19)

Sumber Kitab Tauhid adalah Al Qur’an

Religion-Facebook-Covers-2Sesungguhnya pembahasan utama Al-Quran adalah ajaran untuk tauhid. Tidak satu halaman pun yang tidak mengandung ajakan untuk beriman kepada Allah, rasul-Nya, atau hari akhir, malaikat, kitab-kitab yang diturunkan Allah, atau taqdir yang diberlakukan bagi alam semesta ini. Bahkan dapat dikatakan hampir seluruh ayat Al-Quran yang diturunkan terkait dengan tauhid.

Bagi seorang muslim, akidah adalah diatas persoalan lainnya di dunia ini. Jika umat Islam mengabaikan akidah mereka yang benar harus dipelajari melalui ilmu tauhid yang didasari oleh bukti dan dalil yang kuat. Kelemahan akidah akan berakibat pada amal perbuatan dan produktivitas mereka yang semakin menurun.

Sejarah membuktikan bahwa umat Islam generasi awal sangat memperhatikan tauhid sehingga mereka mulia dalam memimpin dunia. Sejarah juga menjadi guru bagi kita, ketika umat Islam mengabaikan akidah, mereka menjadi sangat lemah. Kelemahan perilaku dan amal umat Islam telah memberi kesempatan orang-orang kafir untuk menjajah negeri dan tanah air umat Islam.

Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on TumblrDigg thisShare on LinkedIn0