Jual Tanah : Tulisan Mengenai Jual Tanah

Jual tanah saat ini menjadi salah satu mata pencaharian bagi kebanyakan orang, baik itu sebagai usaha utama ataupun sampingan. Ada yang menjalankannya melalui suatu badan usaha tetapi adapula yang menjalankannya secara independent. Selain itu, adapula individu yang melakukan proses jual tanah dengan tujuan lain, seperti kebutuhan akan uang ataupun untuk membeli lahan lainnya.

Lalu mengapa proses jual tanah kini semakin banyak ditemukan? Tingginya kebutuhan manusia akan tanah, baik untuk dijadikan lahan usaha ataupun untuk tempat tinggal, menjadikannya sebagai salah satu hal paling diburu. Bagi mereka yang jeli melihat peluang tersebut, tentu saja akan menjadikannya sebagai peluang usaha. Terutama jika bertemu dengan para pemilik yang membutuhkan proses penjualan cepat, ataupun mereka membutuhkannya tetapi memiliki keterbatasan waktu untuk mencari sendiri.

Jual Tanah

Jual Tanah

Proses jual tanah menjadi usaha bukannya tidak mungkin dilakukan oleh setiap individu. Kunci utama dari usaha ini adalah kemauan dan kerja keras. Karena memang dibutuhkan kemauan yang gigih serta kerja keras untuk dapat menjalankan usaha tersebut agar mendatangkan hasil memuaskan. Apalagi ditambah dengan besarnya komisi dari prosesnya cukup menggiurkan, sehingga membuat siapa saja tertarik untuk menjalankannya.

Lalu bagaimana menjadi seorang penjual tanah yang baik serta suskes? Tentu saja terlebih dahulu anda harus memahami seluk beluk prosesnya, mulai dari harga perluas tanah, kondisi sekitar, peluang pasar dari daerah sekitarnya hingga proses jual beli, termasuk proses pengurusan akta kepemilikan tanah. Karena ketika seseorang sudah membeli, akan terjadi proses pergantian nama pemilik pada akta kepemilikan lahan tersebut.

Harga perluas lahan ini selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya, terutama jika di daerah sekitar telah ramai dihuni oleh pemukiman atau menjadi salah satu wilayah usaha. Dalam kurun waktu 1 tahun saja, harga jualnya sudah dapat meningkat hingga mencapai dua kali lipat. Perkembangan harga inilah yang harus terus anda ikuti, agar dapat turut serta memberi masukan kepada pihak yang akan menjual.

Kemudian kondisi sekitar. Pahami dan peroleh info sebaik-baiknya bagaimana kondisi tanah yang akan anda jual. Apakah sering mengalami banjir, rendah dari jalanan utama ataupun merupakan jenis lahan gambut. Kondisi ini diperlukan kelak jika akan melakukan proses pembangunan.

Lalu hal paling penting adalah proses pengurusan akta kepemilikan. Jika transaksi jual beli telah disepakati, hal selanjutnya yang harus anda tempuh adalah mengurus akta kepemilikan untuk pemilik baru. Proses ini dapat dilakukan di Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Disini akan diterbitkan sebuah surat berupa akta kepemilikan yang akan menjelaskan berbagai hal detail menyangkut lahan tersebut.

Hal-hal tersebut antara lain seperti luas, batas atau patok, jenis perbatasan dari empat arah, harga jual, serta nama dan alamat lengkap pemilik baru. Pada akta tersebut juga akan dicantumkan pasal-pasal mengenai kepemilikan sebuah lahan.

Lalu bagaimana jika anda ingin melakukan proses jual tanah secara individual atau langsung kepada pihak pembeli? Prosesnya pun tidak jauh berbeda, hanya saja disini anda langsung berinteraksi dengan pihak pembeli. Biasanya proses tawar-menawar lebih besar kemungkinan terjadinya, sehingga pihak pembeli mungkin saja mendapatkan harga sedikit lebih murah, jika dibandingkan melalu makelar. Keseluruhan harga jualpun dapat sepenuhnya menjadi milik anda, karena tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan sebagai komisi untuk sang makelar.

Dalam melakukan proses jual tanah, sebaiknya perhatikan benar-benar perkembangan harga pada saat tersebut. Jika sedang menurun, ada baiknya anda menunda proses penjualannya, akan tetapi jika sedang tinggi anda bisa segera menjualnya.

Sedangkan jika memiliki lahan dan tidak dipergunakan untuk keperluan apapun karena di daerah sekitar cukup tergolong sepi, ada baiknya anda simpan terlebih dahulu. Karena memang disaat tersebut harga jualnya masih murah, tapi tidak tertutup kemungkinan pada beberapa tahun mendatang, pada daerah tersebut akan ramai dan serta merta mendongkrak harga jualnya.

Menggiurkan dan mengasyikkan memang menjalankan usaha jual tanah ini. Terlebih lagi jika usaha itu sudah berkembang pesat dan memiliki banyak kenalan, sehingga transaksi pun dapat berjalan lancar dan singkat.

Sumber gambar : http://goo.gl/wxT1A

Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on TumblrDigg thisShare on LinkedIn0