Kapal Perang Indonesia : Kumpulan Catatan Menarik Kapal Perang Indonesia

Setiap negara membutuhkan peralatan militer terutama kendaraan perang atau biasa disebut alutsista (alat utama sistem pertahanan). Meskipun sedang dalam keadaan damai, alutsista tetap diperlukan untuk berjaga-jaga dalam menjaga integritas dan kedaulatan sebuah negara. Alutsista harus selalu berada dalam kondisi baik dan memiliki teknologi terkini oleh sebab itu banyak negara importir peralatan militer dari negara lain, salah satunya Indonesia. Sedangkan negara eksportir peralatan militer seperti Korea, Rusia, Amerika dan China dan alutsista yang sering dibeli misalnya pesawat tempur, tank, misil, kapal selam dan masih banyak lagi.

Pemerintah Indonesia sendiri memiliki program untuk memberdayakan industri dalam negeri dan hasilnya kini sudah mulai terlihat. Dari senapan serbu, panser bahkan satelit hingga kapal perang sudah mulai dihasilkan oleh putra putri bangsa baik yang sudah masuk tahap produksi maupun yang masih dalam tahap pengembangan seperti Smart Eagle II, Panser Anoa dan berbagai senjata buatan PT. Pindad. Saat ini kita akan membahas beberapa Kapal Perang buatan Indonesia.

1. KRI Tarihu -829

Merupakan kapal patroli cepat yang dibuat oleh Fasharkan di Batam. Berbahan Glass Fiber Reinforced Plastic (GFRP) dan memiliki meriam dengan kaliber 12.7 mm dan 20 mm. Dalam uji coba di sekitar areal perairan SIngapura, kapal ini mampu menempuh jarak 25 knot.

2. KRI Clurit 641

KRI Clurit dibuat oleh galangan kapal PT Palindo marine, Batam. Menghabiskan dana sekitar Rp. 75 Miliar. Memiliki satu lambung dan tergolong sebagai KCR (Kapal Cepat Rudal) dengan kecepatan 30 knot. Memiliki sistem persenjataan terkini seperti Senjata Kendali Sensor, Meriam 6 laras dengan kaliber 30 mm sebagai sistem senjata jarak dekat dan peluru kendali. Dibuat dari Hight Tensil Steel pada bagian lambung dan Alumunium Alloy untuk menutup bagian atasnya.

3.KRI Banda Aceh – 593

Salah satu kapal berjenis Landing Platform Dock yang dibuat oleh PT. PAL yang serah terimanya dilakukan di Surabaya pada Maret 2011. Mampu menampung lima helikopter dengan rincian dua helikopter di hanggar dan tiga helikopter di dek. Menurut rancangannya, kapal ini mampu memuat 126 awak kapal, 560 pasukan dan 22 tank atau kombinasi 13 tank dan 20 truk. Berfungsi juga sebagai pembawa logistik ke wilayah bencana.

4. KRI Kujang 642

Kapal yang di produksi oleh PT. PAL ini berada di kelas yang sama dengan KRI Clurit dengan fungsi sebagai Kapal Cepat Rudal sekaligus kapal patroli. Mampu berlayar dengan kecepatan 30 knot dan memiliki sistem propulasi fixed propeller 5 daun.

5. KRI Krait 827

KRI Krait merupakan kapal perang pertama Indonesia dengan bahan baku alumunium yang sukses diproduksi. Dilengkapi radar dengan jangkauan hingga 96 nautical mil atau setara dengan 160 km. memiliki kecepatan 25 knot dan mempunyai senjata serangan anti udara 12.7 dan senjata meriam haluan ganda kaliber 25 mm yang dapat digunakan baik secara manual ataupun otomatis.

6. KRI Banjarmasin

Inilah kapal perang pertama pabrikan Indonesia sekaligus cikal bakal tumbuhnya industri kapal militer Indonesia. Diproduksi PT. PAL dan diresmikan januari 2011. Kapal ini juga sebetulnya dipesan oleh DSS (Dae Sun Shipbuilding), Korea Selatan namun pengerjaannya dibuat oleh PT. PAL. Serupa dengan KRI Banda Aceh yang merupakan LPD (Landing Platform Deck), kapal ini memiliki kecepatan 15 knot serta dapat memuat 2 unit LCV (Landing Craft Vehicles), 13 unit tank, 5 unit helikopter dan 562 personil.

7. KRI Klewang – 625

KRI Klewang adalah kapal berlunas tiga yang diluncurkan oleh PT. Lundin Inustry Invest, Banyuwangi pada 31 Agustus 2012 lalu. Menghabiskan dana sebesar Rp. 114 Miliar yang diambil dari anggaran belanja modal devisa tahun 2009. Klewang dianggap kapal modern yang dapat dibanggakan sebagai salah satu alutsista andalan. Kemampuan yang dimiliki adalah anti radar dan induksi panas.

Sebenarnya masih banyak lagi kapal perang milik Indonesia seperti KRI Teluk Gilimanuk – 531, KRI Teluk Banten – 516, KRI Kelabang – 826, dan lain-lain namun tidak mungkin untuk jika dijabarkan semua disini. Ini menunjukkan bahwa perkembangan alutsista lokal kita sudah mulai beranjak maju dan terus berkembang.

source gambar: tni.mil.id, prajuritmerahputih.blogspot, indoalutsistajaya.blogspot, indocropcircles.wordpress.com, defense-studies.blogspot

Kata kunci:

Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on TumblrDigg thisShare on LinkedIn0