Kenampakan Alam > Catatan Terlengkap Mengenai Kenampakan Alam

Kenampakan alam atau bentang alam yaitu keadaan bentuk muka bumi  atau segala sesuatu di permukaan bumi yang dapat dilihat secara alamiah. Terdiri dari dua bagian besar yakni daratan dan perairan. Daratan merupakan tempat kita berpijak selama ini. Jadi, bagian dari permukaan bumi yang tidak digenangi air. Bentuknya terdiri dari beberapa jenis. Misalnya saja  gunung, pegunungan, pantai, dataran tinggi juga dataran rendah. Sedangkan sisanya berupa dua pertiga wilayah bumi terdiri dari perairan. Wilayah tertutup air ini  berupa samudra, laut, selat, teluk juga palung.

Daratan terdiri dari benua. Inilah  daratan paling luas di dunia. Dibawahnya terdapat lempeng, terdiri dari bongkahan batu  sangat besar. Jika lempeng itu bergesekan bisa menyebabkan gunung api meletus atau terjadinya gempa bumi. Ada 5 benua di dunia yakni Australia, Amerika, Asia, Eropa juga Afrika. Asia adalah benua terbesar sekaligus terpadat penduduknya di dunia. Karena 60% penduduk dunia tinggal di Asia. Sedangkan benua terkecil di dunia terletak di belahan bumi bagian selatan yakni Australia. Uniknya, di satu benua itu hanya terdapat satu negara yaitu negara Australia.

Kenampakan Alam

Kenampakan Alam

Pegunungan adalah rangkaian gunung yang saling menyambung. Tingginya lebih dari 700 meter di atas permukaan laut. Berhawa sejuk. Sangat cocok untuk dijadikan tempat rekreasi, peristirahatan dan pertanian dimana sayur mayur serta buah-buahan dapat tumbuh subur di sana. Di Indonesia pegunungan Jayawijaya merupakan pegunungam   tertingi dengan Puncak Jaya di ketinggian 4884 m dan keunikan berupa keberadaan gletser Carstenz. Inilah gletser tropika satu-satunya  di Indonesia. Dulu pegunungan ini bernama pegunungan Orange, berubah nama setelah masuk wilayah Indonesia.Sedangkan pegunungan tertinggi di dunia adalah Himalaya dengan Mount Everest sebagai puncak tertingginya. Pegunungan ini memanjang sepanjang lima negara Pakistan. India, China, Bhutan juga Nepal.

Berbeda dengan gunung. Gunung adalah bukit  sangat besar dan tinggi. Jenisnya ada 2, yakni  gunung berapi dan tidak berapi. Gunung berapi  masih aktif sehingga sewaktu-waktu bisa meletus. Gunung berapi menghasilkan pasir, batu, belerang serta sumber air panas. Gunung tidak berapi tidak aktif. Biasanya menjadi areal hutan, perkebunan, suaka margasatwa atau tempat rekreasi. Gunung Kerinci di pulau Sumatera adalah  gunung tertinggi kedua di Indonesia. Dan Krakatau di Selat Sunda menorehkan sejarah tersendiri bagi dunia. Bagaimana tidak, 26-27 Agustus 1883 saat gunung itu meletus mengakibatkan 36.000 korban meregang  nyawa karena awan panasnya. Bahkan suaranya sampai terdengar ke daerah dekat Afrika. Dunia pun dibuat redup lebih dari setahun lamanya. Bahkan abunya sampai ke Amerika segala. Tak mengherankan, konon daya ledaknya sampai 30.000 kali bom yang diledakkan di Hiroshima pada PD kedua.

Selanjutnya, dataran tinggi atau disebut juga plateau atau plato.  Terletak pada ketinggian 500-1500 meter lebih di atas permukaan laut. Merupakan daerah berhawa sejuk. Sangat cocok dijadikan tempat rekreasi, menanam sayur-sayuran dan buah-buahan. Dataran tinggi terluas sekaligus tertinggi di dunia adalah Dataran Tinggi Tibet. Karena keistimewaannya itu sering dijuluki sebagai “atap dunia.”  Sedangkan di Indonesia terdapat dataran tinggi  sangat mempesona karena keindahannya. Itulah dataran tinggi Dieng.

Beberapa  contoh lain kenampakan alam di daratan adalah dataran rendah. Merupakan wilayah datar. Terletak di daerah rendah antara 0-500 meter di atas permukaan laut. Contohnya adalah daerah sekitar pantai. Daerah dataran rendah biasanya dimanfaatkan manusia untuk perumahan, pertanian, perkebunan kelapa dan lain sebagainya. Juga bukit yang merupakan daratan yang mirip gunung tetapi lebih rendah dari gunung.

Ada juga pantai sebagai  perbatasan daratan dan lautan. Pantai sering dijadikan tempat rekreasi, pembuatan garam atau pelelangan ikan. Salah satu pantai terkenal adalah Pantai Pangandaran di Jawa Barat.

Tanjung itu daratan menjorok ke laut. Semenanjung merupakan tanjung yang luas. Biasanya dijadikan pelabuhan. Berbeda dengan delta. Delta berbentuk  daratan  di tengah sungai. Biasanya di muara sungai. Contohnya, delta sungai Bengawan Solo. Kenampakan lainnya berupa pulau yakni  tanah atau daratan  dikelilingi air. Juga kepulauan berupa gugusan dari beberapa pulau.Yang lainnya  lembah, padang  pasir padang rumput, lereng serta hutan.

Sedangkan perairan terdiri dari danau, merupakan suatu cekungan di darat yang amat luas serta berisi air dimana dikelilingi oleh daratan. Sebenarnya terdapat 2 macam danau yakni danau alami.  Terjadi  karena  proses alam. Adapula danau buatan dimana  sengaja dibuat manusia. Danau banyak dimanfaatkan untuk pariwisata dan PLTA. Contoh: Waduk Jati Luhur di Jawa Barat. Rawa merupakan dataran rendah  digenangi air.  Rawa lain lagi, daerah ini  baik untuk perikanan juga hutan bakau. Contohnya, rawa  di sepanjang pantai timur Sumatera.

Kenampakan perairan lainnya yaitu teluk. Teluk merupakan bagian laut  menjorok ke darat. Salah satu teluk paling populer adalah teluk Bayur di Sumatera Barat. Ada juga selat, merupakan laut  sempit dimana menghubungkan satu pulau dengan pulau lainnya. Begitupun sungai. Indonesia memiliki banyak sungai  besar yang digunakan untuk irigasi serta transportasi. Ada sungai Kapuas di Kalimantan Barat. Inilah sungai terpanjang di Indonesia. Ada juga sungai Mahakam di Kalimantan Timur, dulu  terkenal dengan keberadaan lumba-lumba air tawar atau pesutnya.Banyak lagi sungai dan bentang alam di Indonesia yang eksotik dan indah. Inilah wajah Indonesia. Letaknya di daerah khatulistiwa menyebabkan mempunyai kenampakan  alam  sangat beragam. Beruntunglah kita memilikinya dan kewajiban kita pulalah untuk menjaganya.

Kata kunci:

Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on TumblrDigg thisShare on LinkedIn0