Laporan : Catatan Terlengkap Mengenai Laporan

Setiap kegiatan pastilah memiliki konsekuensi secara negatif ataupun resiko positif sebagai hasil akhirnya. Sangat bergantung terhadap apa yang menjadi tujuan utama melakukan suatu aktifitas dan bagaimana cara menjalankannya. Ada banyak kalangan memiliki persepsi berbeda dalam menyikapi setiap permasalahan, dimana tak sedikit dari mereka mengalami kekecewaan maupun harapan penuh terhadap pemecahannya. Intinya kembali pada sudut pandang individu apakah secara objektif dan transparan ataukah hanya opini sesaat agar menjadi suatu dasar bagi diri sendiri dalam bersikap.

Bicara masalah suatu kegiatan pasti tak luput dengan bukti tertulis berbentuk sebuah laporan pertanggungjawaban. Tujuannya pun sudah jelas yaitu berusaha menyediakan data seakurat mungkin sebagai wujud kinerja yang telah dilakukan sesuai prosedur. Karena tak jarang sejumlah kasus mencuat oleh karena adanya penyalahgunaan wewenang terhadap suatu instansi demi meraup keuntungan pribadi, dimana sangat berpotensi pada penyelewengan dana untuk kemaslahatan masyarakat.

Laporan

Laporan

Inilah gunanya laporan berkala secara periodik dimana tersaji transparan dan mampu mengakomodir berbagai kebutuhan informasi menyeluruh terhadap suatu tindakan apapun bentuknya. Hal ini mampu terdokumentasi secara baik dan utuh tanpa adanya campur tangan pihak tertentu dalam perubahannya, sebagaimana secara intrinsik adalah sebuah data yang telah tervalidasi dibubuhi tanda tangan sah dari para pembuat kebijakan maupun berwenang untuk dijadikan pedoman bagi pengguna informasinya.

Menyangkut substansi laporan itu sendiri berkaitan hubungannya terhadap rincian detail suatu pekerjaan, tidak bisa dirubah sepihak, menyatu dengan perjanjian antara kedua belah pihak dan hanya bisa dikaji ulang melalui forum meeting internal maupun diskusi berkala. Mengingat pentingnya sebuah laporan wajib diketahui oleh sejumlah pihak dimana memiliki kewenangan atas dibuatnya dokumen tersebut, walaupun hanya beberapa bahkan selembar kertas saja namun secara substansi sangat besar pengaruhnya terhadap kemajuan organisasional.

Ada beberapa jenis laporan sesuai bidang maupun peruntukkanya pada sebuah perusahaan maupun organisasi, yaitu :

  • KEUANGAN
    Banyak dipakai hampir seluruh perusahaan atau organisasi kelembagaan baik skala besar maupun kecil. Pentingnya laporan ini karena berdampak langsung bagi eksistensi secara profitabilitas serta efisiensi anggaran. Berkaitan terhadap aneka rincian tersebut membuat pejabat berwenang mengadakan internal meeting berkala menyusun berbagai kebijakan anggaran mulai dari biaya operasional, gaji karyawan, pengeluaran rutin seperti alat komunikasi, listrik, bahan bakar serta komponen tak terduga lainnya. Keseluruhan item tersebut dipadukan dari sejumlah income/ pendapatan berbagai sumber untuk diperhitungkan sedetail mungkin. Pembahasan pun mulai alot bahkan tak jarang muncul argumen berbagai komponen organisasi atas beberapa poin didalamnya. Setelah kesepakatan dan perhitungan selesai dibahas, muncul nilai akhir dan menjadi omzet atau profit bersih yang diterima lembaga tersebut setelah dipotong pajak beserta beban lainnya.
  • OPERASIONAL
    Menyangkut kegiatan riil dari setiap individu pada satu atap. Keseluruhan efektifitas terhadap setiap pegawai maupun anggota organisasi dinilai berdasarkan keaktifan, cara menangani sejumlah masalah di lapangan serta mampu bernegosiasi dengan pihak ketiga atau management klien sebagai mitra bisnisnya. Kebanyakan permasalahan kompleks mulai timbul dari bagian ini, dimana respon positif dan negatif mulai terdengar dari klien sebagai hasil kinerja bagian operasional dri segi pelayanan terhadap problem dilapangan. Penilaian pun juga tidak terlepas dengan adanya koordinasi internal sejumlah pejabat terkait sekaligus eksternal, dalam hal ini klien sendiri sebagai partner bisnis paling efektif.
  • MARKETING
    Berkaitan dengan prospek penjualan sekaligus penerimaan terhadap berbagai jenis produknya di pasaran. Dalam hal ini pembahasan bersifat kuantitas bagian sales atau penjualan secara menyeluruh terutama prosentase dari target yang telah dicapai. Laporan ini merupakan salah satu bagian penting bagi perusahaan / organisasi yang menjadi garda utama terdepan, karena berhubungan langsung pada pemakai produk sekaligus penentu atas sebuah kebijakan apakah akan dimaksimalkan dari segi pabrikasi, diversifikasi ataukah cukup menurunkan harga secara kompetitif. Seluruhnya tertuang pada laporan marketing beserta tingkat penjualannya secara periodik. Penilaian kinerja juga dilihat dengan mudah terutama menyangkut target pencapaian individu pada satu wilayah pemasaran. Hasil akhir bisa ditentukan apakah seorang sales memiliki kemampuan untuk menjual sesuai target atau belum, berdasarkan data maupun angka rincian pada laporan.

Sumber gambar : http://matoa.org/wp-content/uploads/2012/04/laporan.jpg

Kata kunci:

Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on TumblrDigg thisShare on LinkedIn0