Logo Pendidikan : Informasi Menarik Logo Pendidikan

Makna dari pendidikan adalah suatu  usaha dilakukan dengan  sadar serta direncanakan untuk suasana belajar dan pembelajaran yang kondusif, agar para peserta didik dapat aktif mengembangkan potensi dalam  dirinya untuk bias  memiliki kekuatan spiritual, pengendalian diri, karakter, akademis, akhlak mulia, dan juga keterampilan yang diperlukan untuk dirinya dalam masyarakat. Lembaga pendidikan yang formal umum adalah sekolah.

Berikut beberapa  bukti nyata fungsi dari pendidikan itu sendiri. Pendidikan adalah lembaga yang terpenting bagi masa depan anak dan bangsa.

  • Membimbing agar nantinya saat dewasa bisa mencari pekerjaan yang bagus
  • Mengembangkan talenta perseorangan demi kepuasan pribadi dan bagi masyarakat.
  • Melestarikan kebudayaan
  • Memberikan ketrampilan untuk Negara

Fungsi dari lembaga pendidikan atau sekolah:

  • Mengurangi tugas  orang tua. Melalui pendidikan, orang tua melimpahkan tugas dan wewenangnya ke sekolah dalam mendidik anak secara formal.
  • Menyediakan sarana untuk pendewasaan. Sekolah berpotensi untuk menanamkan nilai pembangkangan di masyarakat. terbukti dengan adanya perbedaan pandangan antara sekolah dan masyarakat dalam sesuatu hal, misalnya seks dan sikap terbuka atau narkotika.
  • Mempertahankan sistem kelas sosial. Pendidikan diharapkan dapat mensosialisasikan dan menyatukan kepada para murid untuk menerima perbedaan prestise, privilese, dan status yang ada di masyarakat. mengahragai dan saling toleransi. Sekolah diharapkan dapat menjadi saluran mobilitas siswa ke status sosial yang lebih .
  • Memperpanjang masa remaja. Pendidikan dapat pula memperlambat kedewasaan seseorang karena siswa masih tergantung pada orang tuanya.

Pendapat David Popenoe, ada empat macam fungsi pendidikan yakni sebagai berikut:

  • Transmisi kebudayaan.
  • mengajarkan peranan sosial.
  • Menjamin integrasi sosial.
  • mengajarkan corak kepribadian.
  • Sumber inovasi sosial.

Disamping itu, Indonesia punya slogan sendiri yaitu tut wuri handayani. logo Kementerian Pendidikan Nasional. ada penggalan dari semboyan yang dicetuskan Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Nasional, ketika mendirikan Perguruan Taman Siswa. Semboyan berbunyi “Tut Wuri Handayani” artinya: “Di belakang memberikan dorongan“. Sebenarnya kalimat lengkapnya adalah:

ing ngarso sung tulodo (di depan memberi contoh),
ing madyo mangun karso (di tengah memberi semangat),
tut wuri handayani. (di belakang memberi dorongan)

Berikut adalah arti dari logo pendidikan nasional kita:

  1. BIDANG SEGI LIMA yang mempunyai warna biru menggambarkan alam tentang kehidupan Pancasila.
  2.  TUT WURI HANDAYANI yang digunakan Bapak Pendidikan Indonesia yaitu Ki Hajar Dewantara ketika sedang mengajar . Pencantuman semboyan ini melengkapi penghargaan serta penghormatan kita semua terhadap almarhum Ki Hajar Dewantara yang hari lahirnya dijadikan Hari Pendidikan Nasional.
  3. BELENCONG MENYALA BERMOTIF GARUDA. Belencong merupakan lampu yang dipergunakan saat pertunjukan wayang kulit. Cahaya belencong mempertunjukan menjadi hidup. Burung Garuda memberikan sifat dinamis serta gagah perkasa dan berani mandiri menghadapi angkasa luas. Ekor dan sayap garuda digambarkan masing lima, yang berarti: Satu kata dengan perbuatan Pancasilais
  4. BUKU. Buku sumber bagi segala ilmu yang dapat bermanfaat bagi kehidupan manusia.
  5. WARNA. Warna putih pada ekor dan sayap garuda dan buku berarti suci, bersih tanpa pamrih. kuning emas pada nyala api berarti keagungan dan keluhuran pengabdian. biru muda pada bidang segi lima berarti pengabdian yang tak kunjung putus dengan memiliki pandangan hidup yang mendalam (pandangan hidup pancasila).

Pada prakteknya, pendidikan Indonesia sering sekali mengalami kecurangan dari hal hal yang kecil sepele yang terkadang dipandang sebelah mata. Pada contohnya ketika pelaksanaan Ujian Nasional tahun ajaran2012/ 2013 yang menggunakan 20 kode paket soal yang berbeda, hal ini diselewengkan dengan anggaran yang begitu tinggi oleh kemendiknas dan bertolak belakang dengan kualitas yang dihasilkan untuk membantu siswa siswi mengerjakan soal. Dan juga penggunaaan barcode yang sama sekali tidak efektif. Buktinya masih ada kode soal di halaman depan soal. Dan jikalau bocoran UN tidak memiliki kode, beberapa diberikan clue untuk soal nomor 1 dan 2. Maka dari itu sebetulnya kode paket 20 soal hanya membuat para siswa takut dan banyak oknum yang memanfaatkan situasi ini untuk mencari keuntungan sendiri.

Kesimpulan nya logo itu selalu mencerminkan hal positif dan karakter yang baik akan tetapi jika arti dari logo tersebut sangat melenceng maka itu akan menjadi borok dan mempermalukan instansi itu sendiri karena sudah tidak sesuai dengan karakter yang mau mereka presentasikan . Sebagai penerus bangsa junjung tinggi pendidikan di Indonesia ini.

Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on TumblrDigg thisShare on LinkedIn0