Manajemen Pemasaran | Catatan Menarik Manajemen Pemasaran

Manusia pada dasarnya saling membutuhkan, dimana segala apa yang menjadi komponen penting dalam hidupnya akan selalu dipenuhi. Sikap pemenuhan terhadap berbagai kebutuhan individu adalah sebuah standar wajib untuk dilakukan, karena tidak mungkin ditunda dan memiliki keterikatan pada kehidupan yang kuat.

Misalnya perumahan, manusia mungkin awalnya menumpang atau paling tidak sewa sebelum akhirnya memiliki rumah atas nama pribadi. Namun, banyak kalangan berpendapat bahwa rumah merupakan hal terpenting dalam kehidupan. Jadi, bisa ditarik kesimpulan bahwa semua orang pasti akan berusaha serta berlomba agar kebutuhan tempat tinggal tersebut terpenuhi meski dengan jalan mencicil ataupun berhutang melalui pihak bank.

Manajemen Pemasaran

Manajemen Pemasaran

Dan beberapa kategori lainnya dimana termasuk kebutuhan pokok penting manusia, dimana sampai dengan perkembangannya saat ini semakin kompleks. Guna menyikap hal itu muncullah ide yang bernama pemasaran, yaitu suatu kegiatan dalam suatu organisasi atau kelompok memenuhi kebutuhannya sekaligus menawarkan apa yang menjadi keinginan bagi para individu sebagai konsumen.

Dengan kata lain, bisa disebut sebagai sebuah jembatan antara penyedia kebutuhan dengan pengguna barang / jasa tersebut. Pemasaran saat ini sudah merambah hampir di semua bidang bisnis maupun rumah tangga kecil. Peralihan teknologi dari manusia ke mesin pun menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen bersifat praktis serta mampu memangkas waktu secara penggunaannya. Hanya saja berbagai metode penyampaian terhadap produk / jasa tersebut harus semaksimal mungkin dilakukan sebagai wujud keseriusan pengusaha dalam berbisnis sekaligus pemenuhan kebutuhan bagi para calon konsumennya.

Pada sebuah perusahaan kecil ataupun baru berdiri, peranan pemasaran menjadi sebuah tonggak kesuksesan menuju masa depan. Awalnya modal telah mencukupi beserta produk / jasanya, didukung pula sumber daya manusia handal sebagai penentu posisi di pasaran. Sangat terbuang sia – sia, jika sebuah produk terbaru serta bakal memiliki potensi tersebut tidak diimbangi oleh sumber daya memadai dalam pengenalannya.

Sebagai langkah pertama menyampaikan suatu barang / jasa adalah mendalami proses manajemen pemasaran secara konkret dan terpadu dimana bersubstansi terhadap :

  • metode pengenalan pangsa pasar sebagai upaya pengembangan potensi bagi calon konsumennya, lebih mengarah pada kegiatan promosi berkala baik secara terbuka di arena pameran maupun internal perusahaan.
  • menentukan target konsumen guna mendapatkan brand image tersendiri dan unik, artinya menitikberatkan pada segmen tertentu agar mendapat kemudahan pada peralihan produk / jasa dari mulai hanya menyukai menjadi sebuah kebiasaan / kebutuhan penting.
  • mengendalikan pasar melalui patokan harga tertentu dan mampu bersaing,
  • mencari alternatif terbaik pada setiap keputusan perencanaan, jika mengalami kegagalan telah siap satu usaha berikutnya tanpa terputus.

Secara implementasi manajemen pemasaran, memiliki 2 strategi sebagai penerapannya yaitu :

  1. Bagaimana cara menghadapi pesaing lama yang sudah eksis bahkan memiliki brand image lebih baik tentunya di pasaran.

    Setiap produksi pada dasarnya memiliki keterbatasan teknologi ataupun fungsinya, tidak selamanya selalu ada keunggulan. Berusaha agar mampu mencari kelemahannya, dimana letak titiknya agar bisa mudah mengembangkan teknologi terkini beserta menutupi sejumlah kendala yang mungkin timbul. Bicara melihat pesaing bukan berarti melakukan plagiat sepenuhnya, ada beberapa poin sebagai fokus kita untuk menempatkan posisi hampir sama atau lebih dari barang / jasa tersebut. Mungkin jenisnya boleh saja sama bahkan teknologinya, hanya saja ada kesan unik bagi masing – masing konsumen. Misalkan saja sebuah produk motor antara merk Honda dari segi irit pada konsumsi bahan bakar, dan Yamaha lebih kepada peningkatan kecepatan atau modelnya. Memang dari golongan sama, namun ada karakter menonjol dan unik dari kedua produk tersebut.
  2. Bagaimana membangun brand image tanpa mengurangi kualitas suatu barang / jasa.

    Masih ingatkah pada minuman mineral bernama AQUA? Awal peredarannya sangat banyak pertentangan terutama dari segi produk, tidak ada sama sekali keunikan yang mampu dijadikan nilai tambah bagi para konsumen. Berbagai alasan terlontar dari para masyarakat, mulai dari menyinggung substansi hanya air putih biasa tidak ada keistimewaan sampai kemasan monoton berbentuk botol. Pemikiran mereka tetap, karena tidak membeli produk tersebut pun konsumen sudah bisa memproduksi sendiri di rumah. Seiring berjalannya periode, waktu mulai memperlihatkan titik terang. Perusahaan akhirnya menyebarkan AQUA ke seluruh rumah makan hingga pusat perbelanjaan, mengingat momen sudah tepat karena di pasaran tak satu pun ada yang berani mengeluarkan mineral tersebut. Sampai saat ini, dimana meski banyak kalangan tidak menggunakan produk sejenis, namun secara tidak langsung menyebutkan nama brand tersebut. Rupanya sebuah strategi terhebat serta pantang menyerah dari produsen beserta pemasarannya, mampu eksis serta berhasil menanamkan image di hati hampir di semua kalangan.

Itulah makna dari sebuah manajemen pemasaran, secara totalitas memaparkan berbagai poin terpenting dalam merencanakan, mengatur maupun memberikan solusi terbaik dengan tujuan menguasai pangsa pasar menghadapi persaingan.

Sumber gambar : http://0g4fk8.buk.so

Kata kunci: