Manajemen > Kumpulan Tulisan Terkait Manajemen

Pada dasarnya, manusia diciptakan oleh Allah SWT berpasang-pasangan dan ditugaskan untuk memelihara sekaligus mengatur kehidupan di dunia untuk bekal di akherat nanti. Sejak tumbuh kembangnya teknologi, tenaga manusia saat ini sudah mengalami perubahan. Awalnya, seluruh kegiatan dibarengi terhadap upaya untuk saling kerjasama, berinteraksi dalam mewujudkan sebuah tujuan maupun pengambilan keputusan merupakan kewajiban dari setiap anggota organisasi.

Sejumlah rekomendasi disatupadukan sebagai wujud adanya pemikiran dari sesama organisasi, mengarah pada solusi suatu pemecahan masalah sampai kepada mengelola hasil keputusan tersebtu bersama-sama. Pada dunia kerja, lebih dikenal dengan istilah manajerial skill yaitu teknik melakukan pengaturan dari berbagai aspek saling berhubungan menuju sebuah keputusan dalam jangka panjang maupun pendek.

Manajemen

Manajemen

Manajerial berasal dari kata “manajemen” yaitu sebuah pondasi dalam penyelerasan tujuan organisasi yang dilakukan secara bersama dalam satu keputusan. Adapun manajemen sendiri memiliki makna cukup luas, dari segi cara mengatur maupun mengelola sumber daya baik manusia atau alam, pengorganisasian terhadap divisi tertentu supaya lebih mudah pendelegasian pekerjaan sesuai bidangnya sampai kepada pengambil keputusan final atau biasa dilakukan oleh pemegang manajemen atau Manajer sebagai kekuasaan tertinggi pada sebuah organisasi perusahaan.

Ada beberapa cabang ilmu manajemen sebagai sebuah perkembangan yang disesuaikan bagi pola hidup manusia pada umumnya, yaitu :

  • Manajemen Sumber Daya Manusia
    Merupakan suatu cara bagaimana mengatur hubungan maupun peranan sumber daya khususnya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan (goal) bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi maksimal. Hal ini didasari pada sebuah konsep bahwa setiap karyawan adalah manusia, bukan mesin atau bukan semata menjadi sumber daya bisnis (aset).

    Manajemen sumber daya manusia juga menyangkut rancangan atau implementasi sistem perencanaan, penyusunan karyawan, pengembangan karyawan, pengelolaan karier, evaluasi kinerja, kompensasi karyawan dan hubungan ketenagakerjaan secara baik. Melibatkan semua keputusan dan praktik manajemen dimana mempengaruhi secara langsung sumber daya manusianya.
    Perusahaan beruntung bila bisa menggaet tenaga profesional secara manajerial, sudah pengalaman ataupun trainee, dengan pola pemikiran cemerlang. Tantangannya adalah bagaimana membuatnya menjadi loyal di perusahaan. Gaji besar tak selalu menjamin loyalitasnya terus.

    Merekrut tenaga tingkat manajerial merupakan aktivitas mahal. Tak jarang perusahaan harus menggunakan konsultan tenaga kerja dari luar untuk melaksanakan rekrutmen dan seleksi calon pegawai yang cocok. Cara jitu menjaring calon yang tepat adalah secara aktif mencari di dalam kalangan industri dan bila perlu membajaknya dari perusahaan lain. Namun biaya yang tidak sedikit bagi perusahaan membutuhkan tenaga manajer tersebut.

    Usaha yang kompleks dan tidak murah ini belum menjadi jaminan kesesuaian antara calon pegawai dengan jabatan yang bakal diisinya. Ketidakcocokan bisa karena ternyata kandidat tidak memenuhi sejumlah syarat kerja, atau dari segi SDM itu sendiri, setelah tahu lebih banyak mengenai pekerjaannya, merasa kurang pas dengan kedudukan barunya.

    Pengenalan terhadap lingkungan kerjanya merupakan salah satu kegiatan dalam menghadapi seorang pegawai baru apabila memiliki tipe penuh inisiatif, energik dan flexibilitas tinggi dalam pekerjaan.

    Untuk menciptakan kondisi kerja seperti itu, maka perusahaan sebenarnya dapat merancangnya sejak awal. Selain tugas-tugas yang relatif rutin dibebankan pada manajer baru tersebut, maka dapat pula disisipkan beberapa tugas lain dimana sifatnya khusus. Misalnya, dapat dimasukkan ke dalam suatu tim untuk menangani proyek tertentu. Tugas-tugas khusus yang diberikan itu harus sesuai dengan bidang keahliannya. Selain itu, tingkat kesulitan yang dihadapi dalam tugasnya hendaknya proporsional dengan statusnya sebagai orang baru.
  • Manajemen Keuangan
    Bersifat pengelolaan terhadap berbagai sumber keuangan perusahaan mulai dari proses pengeluaran, penagihan sampai kepada perhitungan profit dan loss perusahaan. Seorang manajer keuangan juga dituntut mampu melihat peluang dalam berinvestasi atau menganalisa sejumlah rasio seperti Likuiditas, Leverage maupun Profitabilitas dalam pengambilan sebuah keputusan.
  • Manajemen Pemasaran
    Mengandung makna terbesar bagi kelangsungan hidup perusahaan. Berada pada garda terdepan untuk sebuah proses penyampaian produk kepada konsumen sampai keluar ucapan puas sebagai wujud keberhasilan dari seorang manajer. Kembangkan brand image ke seluruh pangsa pasar agar bisa lebih mudah dalam memasarkan produk atau jasanya kepada semua kalangan.

Sumber gambar : http://www.cyberall-access.com/uploads/9/3/0/5/9305505/1787087_orig.jpg

Kata kunci:

Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on TumblrDigg thisShare on LinkedIn0