Pembuluh Darah – Kumpulan Tulisan Tentang Pembuluh Darah

Dua jenis utama dari pembuluh darah adalah vena dan arteri. Arteri membawa darah dari jantung ke tubuh, sedangkan vena membawa darah kembali ke jantung.

Biasanya penyebab pembekuan darah di pembuluh darah sangat berbeda dari penyebab pembekuan darah pada arteri. Dalam waktu jangka pendek, masalah serius bisa terjadi akibat gumpalan pada kedua pembuluh darah dan arteri. Namun, pembekuan darah (thrombus) pada arteri umumnya lebih cenderung pada resiko komplikasi jangka panjang. Pembekuan darah arteri juga dapat berhubungan dengan penyakit kronis lainnya, seperti aterosklerosis. Kondisi ini dapat mengakibatkan komplikasi lebih lanjut dan serius seperti serangan jantung atau stroke.

Risiko utama dari deep vein thrombosis adalah ketika pembekuan terjadi dan menghalangi aliran darah di pembuluh darah paru-paru (emboli paru). Komplikasi lain, seperti sindrom postthrombotic, juga bisa menjadi hal yang serius. Namun, perawatan yang tepat dapat mencegah masalah ini.

Menderita pembekuan darah di pembuluh darah bukan berarti Anda juga memiliki risiko untuk pembekuan darah di arteri. Sebuah trombosis vena adalah bekuan darah dalam pembuluh darah. Bekuan darah umumnya berkembang di pembuluh darah yang rusak atau di tempat di mana aliran darah berhenti atau melambat, contohnya pada betis kaki.

Pembuluh Darah

Pembuluh Darah

Apakah Anda tahu bahwa bahkan pembuluh darah Anda dapat menjadi meradang?

Ketika ini terjadi, hal itu disebut vaskulitis, yaitu peradangan pada pembuluh darah yang dapat menimbulkan kegagalan dalam sistem kekebalan tubuh yang menyerang mulai dari sistem pembuluh darah Anda sendiri. Sel dalam pembuluh darah Anda inilah yang menyerang kekebalan tubuh Anda.

Ketika terjadi peradangan di pembuluh darah, dinding pembuluh semakin menebal dan sempit. Pembuluh darah ini tidak bisa lagi berfungsi dengan baik, bahkan dapat mencegah oksigen dan nutrisi penting dari jaringan tubuh. Pada beberapa kasus langka, masalah lain yang mungkin timbul adalah, seperti pembentukan gumpalan darah dan menghalangi aliran darah. Bahkan ada juga yang dapat membahayakan jiwa seperti seperti pembuluh darah melemah dan pembengkakan pada aneurisma. Semua ini bentuk vaskulitis adalah kondisi medis yang serius dan dapat mempengaruhi tidak hanya pembuluh darah, tetapi organ lain dan sistem dari tubuh juga.

Menurut para peneliti, gejala vaskulitis ditentukan oleh pembuluh darah tertentu dicakup dalam proses inflamasi. Karena vaskulitis adalah penyakit sistemik, gejala penyakit umum dapat dialami seperti demam, kehilangan berat badan, kelelahan, nadi cepat, dan berbagai rasa sakit dan nyeri. Bahkan, vaskulitis dapat membuat nyeri pada sistem organ dalam tubuh.

Pengobatan untuk vaskulitis bervariasi tergantung pada bentuk vaskulitis didiagnosa dan kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan. Kortikosteroid sering diresepkan untuk mengatasi peradangan dalam tubuh. Namun, untuk menggunakan steroid harus dilengkapi dengan tindakan pencegahan yang pasti. Steroid memiliki efek samping yang tinggi, terutama untuk penggunaan jangka panjang. Efek samping bisa termasuk penambahan berat badan, diabetes, dan penipisan tulang (osteoporosis). Ketika vaskulitis tidak dapat dikontrol dengan steroid anti-inflamasi, obat sitotoksik penahan kekebalan tubuh dapat digunakan sebagai jalan terakhir.

Selain mengalami penyumbatan, ada juga yang dinamakan dengan kebocoran pembuluh darah atau lebih dikenal dengan leaking blood. Leaking blood dapat menjadi suatu hal yang sangat serius berhubungan dengan diabetes, yang dapat menyebabkan kebutaan dan stroke. Dengan melakukan diet dan olahraga rutin, Anda dapat mencegah tubuh dari resiko ini.

Kapiler di mata rentan terhadap  pendarahan pembuluh darah yang dapat menyebabkan kebutaan. Kapiler dapat berdarah ketika mereka mengalami regangan berlebih selama periode waktu sebagai akibat dari fluktuasi kadar gula darah. Hasil penelitian menemukan bahwa seperlima dari semua jenis penyakit stroke disebabkan oleh kebocoran pembuluh darah di otak, yang disebabkan oleh arteri melemah.

Bagaimana cara mencegah leaking blood?

Cobalah untuk mengurangi kadar gula dan pemanis buatan, serta melakukan olahraga rutin yang dapat meningkatkan sirkulasi dalam tubuh.

Tips

Selalu rutin untuk memeriksakan kesehatan anda, dan ikuti rekomendasi dokter sebelum dan sesudah pengobatan untuk mengatasi persoalan pembuluh darah anda.

Jika anda pengguna krim kosmetik, gunakan krim jangan persis tepat di dekat mata. Krim tropikal biasanya sangat rentan untuk memperkuat peradangan pembuluh darah. Mintalah nasihat dokter untuk mendapatkan perawatan dengan krim yang aman.

Jika anda merasakan nyeri berlebih dan bengkak pada daerah pembuluh darah yang pecah, segeralah lakukan pemeriksaan lebih lanjut pada ahli medis setempat.

Sumber gambar: http://saniwira.files.wordpress.com/2008/06/jantung-3.jpg

Kata kunci:

Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on TumblrDigg thisShare on LinkedIn0