Pengertian Banjir > Catatan Terlengkap Tentang Pengertian Banjir

Awal tahun 2013 sesudah beberapa hari merayakan pergantian tahun, Indonesia dibuat seakan terdiam karena banjir besar melanda daerah-daerah hampir diseluruh wilayah Indonesia. Dan paling menjadi sorotan adalah terendamnya Jakarta pada tahun 2013, tempat-tempat penting pemerintahan seperti istana kepresidenan juga tak luput terkena ‘serangan’ tahunan ini, bundaran HI sekaligus pusat lalu lalang lalu lintas Jakarta pun ikut terendam. Menurut Gubernur DKI Jakarta, Bapak Joko Widodo(Jokowi) memperkirakan bencana tahunan ini telah menyebabkan kerugian negara hingga Rp 20 Triliun, selain ekonomi banjir juga menelan 20 korban jiwa dan 33.500 orang terpaksa mengungsi.

Jakarta memang dikenal sejak dulu adalah daerah yang terendam apabila menghadapi musim penghujan saat awal tahun, walaupun sekarang musim tidak selalu bisa diprediksikan sama seperti beberapa tahun lalu. Banyak faktor yang membuat Jakarta selalu teserang bencana musiman ini, selain karena jebolnya beberapa tanggul yang disebabkan beberapa aliran dari daerah lain seperti Depok, Bogor, Bekasi, Tangerang serta beberapa daerah dekat Jakarta lainnya. Selain penyebab itu tentu karena beberapa penyebab ulah manusia, hal paling sederhana seperti membuang sampah di kali pada akhirnya membuat aliran menjadi macet, serta kurangnya pepohonan dimana berfungsi sebagai salah satu penyerap air disaat hujan. Banjir juga tidak hanya terjadi di Jakarta masih ada beberapa daerah lain diluar Pulau Jawa juga merasakan hal serupa.

Pengertian Banjir

Pengertian Banjir

Menurut wikipedia Pengertian Banjir adalah peristiwa yang terjadi ketika aliran air yang berlebihan merendam daratan, ya tentu tanpa penjelasan itupun tentu kita juga bisa mendefinisikannya. Jika kita coba selidiki penyebabab banjir bisa karena memang faktor alam dan kebanyakan adalah oleh ulah manusia itu sendiri. Beberapa faktor penyebab terjadinya banjir seperti:

  1. Kurangnya pepohonan(hutan gundul) – seiring semakin banyaknya pembangunan tentu akan terjadi penebangan hutan untuk membuka lahan baru, selain untuk pembangunan pribadi tak sedikit pula perusahaan-perusahaan asing yang berada di Indonesia membuka lahan secara illegal, bisa dengan menebang atau membakar hutan. Kasus terbaru seperti terjadi pembakaran hutan di Riau dan menyebabkan kumpulan asap menjadi ‘makanan’ sehari-hari warga Riau sekitarnya serta negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura pun tak luput, tapi itu baru asap bayangkan jika setiap tahun hutan selalu di ‘hajar’ oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab maka akan tentu sudah bisa dipastikan banjir pun semakin welcome ke daerah-daerah itu.
  2. Buang sampah sembarangan(sungai/kali) – ini paling terlihat sepele dan sepertinya tidak penting sehingga menjadi sebuah hobby dari beberapa masyarakat. Coba lihat beberapa sungai didaerah manapun di Indonesia, rata-rata pasti dikuasai oleh banyaknya sampah, dan ini pun bukannya sedikit kadang jika dibersihkan oleh pemerintah setempat pun dalam beberapa hari sungai akan kembali dihuni banyaknya sampah yang dibuang oleh masyarkat yang menjadikan sungai menjadi tempat pembuangan sampah, dan jika sungai penuh dengan sampah maka alirannya akan tersendat sehingga dimusim penghujan tidak jarang airnya akan naik dan jadilah banjir.
  3. Penyalahgunaan garis sempadan sungai – mungkin anda pernah nonton berita atau baca berita dari sumber lain tentang berita tentang pemukiman liar yang berada digaris sempadan sungai, tentu ini tidak dibenarkan karena alasan utama adalah sesuai peraturan tentang izin pembangunan sebuah bangunan tidak boleh ada yang berada pada garis sempadan sungai karena sini sangat berbahaya untuk tempat bermukim karena sungai bisa saja naik dan menimbulkan longsor dan telah menjadi budaya juga mereka yang bermukim disana menjadikan sungai menjadi tong sampah pribadi mereka.
  4. Bencana alam(Tsunami) – kalau terjadi Tsunami juga maka akan bisa mengakibatkan terjadinya banjir, namun hal ini jarang terjadi dan apabila terjadipun maka tidak semua daerah berpotensi untuk bisa terjadinya bencana alam ini. Tsunami pun tidak selalu menimbulkan efek seperti banjir, karena biasanya jika skalanya kecil maka kecil pula kemungkinan untuk bisa mengakibatkan terjadinya banjir.

Dari 4 poin diatas tentu ada beberapa poin yang memang tidak bisa dihindari seperti bencana alam seperti Tsunami, namun ternyata penyebab banjir banyak terjadi bukan karena faktor alam melainkan banyak diakibatkan oleh kita sebagai umat manusia, padahal dengan tidak merusak lingkungan atau alam dengan cara sederhana saja cukup untuk mencegah terjadinya banjir.

Untuk membantu mencegah bencana ini bisa melakukan hal-hal ringan seperti jangan buang sampah sembarangan, memang terlihat sepele tetapi bukti nyata masih saja banyak orang dengan sengaja membuang sampah sembarangan dan akibatnya mereka jugalah yang akan memanggung akibatnya. Dan selain itu reboisasi juga perlu dilakukan karena hutan selain bisa berfungsi untuk mencegah banjir juga mempunyai banyak lagi manfaatnya karena hutan sendiri menjadi paru-paru dunia, bayangkan jika paru-paru dunia satu persatu habis hanya untuk kepentingan oknum tertentu maka siap-siap menerima bencana alam lain bahkan lebih besar.

Source images by green.kompasiana.com

Kata kunci: