Pengertian Kesehatan – Informasi Terlengkap Pengertian Kesehatan

Kesehatan merupakan keadaan sejahtera pada diri manusia yang meliputi aspek badan (raga) jiwa dan keadaan sosial sehingga manusia dapat hidup dengan produktif secara ekonomi dan sosial. Kesehatan mensyaratkan keadaan prima pada diri manusia secara mental dan fisik sehingga manusia tersebut siap berinteraksi maupun bersosialisasi dalam lingkungan sosialnya. Kesehatan perlu dipertahankan dengan perawatan diri yang meliputi aspek pikiran, sikap, kondisi tubuh, keterampilan dan sebagainya. Beberapa pengertian kesehatan lainnya adalah sebagai berikut:

a. Kesehatan adalah keefektifan dari fungsi segala sumber daya untuk merawat diri sendiri (self care resources) yang memberikan jaminan tindakan untuk perawatan diri. Sumber-sumber daya perawatan dir manusia adalah keterampilan, pengetahuan dan sikap sehat. Kesehatan terwujud dalam aksi perawatan diri (self care actions) yang merupakan tindakan yang ditujukan untuk mendapatkan, menjaga dan meningkatkan fungsi kejiwaan-sosial dan spiritual.

b. Kesehatan adalah keadaan individu yang memiliki kepuasan menjalin hubungan dengan orang lain dalam aktualisasi diri. Kepuasan tersebut dipertahankan dengan adanya perawatan diri.

Sebaliknya, lawan dari kesehatan adalah sakit, yakni suatu keadaan diri yang tidak menyenangkan sehingga aktivitas terganggu. Keadaan tersebut dapat terjadi karena jasmani, rohani dan kondisi sosial yang terganggu.

Sebetulnya, ada empat komponen penting yang harus terpenuhi agar manusia dapat dikatakan sehat seutuhnya, yakni sebagai berikut:

1. Sehat jasamani, yakni keadaan manusia dalam penampilan yang bersih, mata bersinar, rapi dalam berpakaian, tidak gemuk, tidak bau, bisa tidur dengan nyenyak, memiliki selera makan yang baik dan seluruh fungsi organ tubuh berjalan normal sebagaimana mestinya.

2. Sehat mental, merupakan keadaan pikiran dan jiwa manusia yang terkontrol dan bahagia. Kesehatan mental berhubungan erat dengan kesehatan jiwa dalam pepatah: “Men Sana in Corpore Sano.” Yang artinya di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat pula. Istilah kesehatan sendiri berasal dari konsep mental hygiene yang berarti kejiwaan (dari bahasa Yunani). Kata “mental” sama dengan makna kata “psyhe” yang dalam bahasa Latih berarti psikis atau jiwa.

Beberapa ciri kesehatan yang bisa kita pahami adalah:

a. Selalu merasa bersyukur dan puas dengan apa adanya diri sendiri, tidak pernah menyesali keadaan diri, bergembira, merasa nyaman, relax, menyenangkan dan tidak memiliki konflik batin.

b. Bisa bersosialisasi dengan baik, dapat menerima kritikan, tidak mudah marah atau tersinggung, toleran (maklum), memiliki rasa pengertian dan memahami emosi orang lain.

c. Memiliki kontrol diri yang kuat, tidak gampang cemburu, tidak penakut, tidak pembenci, dan dapat mengatasi persoalan dengan cara-cara yang patuh atau layak.

Kesehatan mental disebut juga sebagai kesehatan jiwa di mana orang tidak banyak mengeluh karena orang tersebut mampu menyesuaikan diri dengan realitas sekitarnya yang dituntut oleh masyarakat. Penyesuaian diri di sini bukanlah penyesuaian diri secara pasif atau pasrah pada keadaan, tetapi penyesuaian yang aktif di mana orang tersebut dapat mengatasi persoalan yang datang secara bijaksana, dengan emosi yang stabil dan bersikap realitas. Setiap orang memiliki sikap yang berbeda dalam menanggapi rangsangan masalah dari luar. Orang yang sehat secara mental akan menanggapi rasangan masalah dari luar dengan berperan aktif mengolah masalah tersebut untuk kebaikan dirinya.

3. Kesejahteraan

Kesejahteraan merupakan keadaan manusia yang cukup makanan (pangan), pakaian (sandang) dan tempat tinggal (papan). Standard kesejahteraan sangat bergantung pada kondisi budaya dan tingkat kemakmuran manusia dalam suatu wilayah tertentu. Masyarakat yang sejahtera dapat mengembangkan kebudayaan dan produktivitasnya hingga taraf yang tinggi, sehingga dapat menghargai kepentingan orang lain. Kesejahteraan sosial ini juga merupakan landasan manusia untuk bisa mewujudkan kebutuhan hidup dan kesehatannya. Tanpa hidup cukup pangan, sandang dan papan, maka mustahil manusia bisa menjaga kesehatan tubuhnya.

4. Kesehatan spiritual

Pada dasarnya, setiap manusia memerlukan kebutuhan spiritual, yang membuat jiwa manusia merasa tentram dan damai. Manusia membutuhkan rekreasi/hiburan, pendidikan, musik, ceramah agama agar hidupnya senantiasa terjaga dalam perasaan batin yang dinamis. Dewasa ini, telah ditemukan kecerdasan spiritual pada manusia. Bahwa manusia bukan hanya dilihat dari kecerdasan intelektual dan emosional, tapi dari aspek spiritual dalam hubungan manusia dengan sang pencipta. Dalam hal ini, kesehatan spiritual sangat erat dengan kepercayaan terhadap agama.

Sumber foto: http://yourchiropracticwellness.com/

Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on TumblrDigg thisShare on LinkedIn0