Penyakit HIV > Catatan Terlengkap Penyakit HIV

Penyakit HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah penyakit yang disebabkan oleh sebuah virus bernama AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). Penyakit ini biasanya menjangkiti tubuh seseorang dalam kurun waktu yang lama sehingga sulit untuk diketahui gejala gejalanya. Perlu diketahui bahwa penyakit HIV bukanlah penyakit yang membunuh secara langsung, dan pada kenyataannya penyakit HIV memang bukan penyebab kematian seseorang yang terjangkit penyakit ini. Namun, mengapa seseorang bisa meninggal dunia ketika mengidap penyakit HIV? Dan mengapa penyakit ini sangat berbahaya bagi umat manusia dan makhluk hidup lainnya? Sebelumnya kita perlu mempelajari tentang sejarah penyakit HIV ini.

Penyakit HIV pertama kali ditemukan sekitar tahun 1980, dimana pada saat itu terdapat beberapa orang yang mengalami penyakit yang sangat aneh, dan tidak bisa dijelaskan, karena pada saat itu ilmu kedokteran belum menemukan dan belum mempelajari tentang HIV. Sampai pada suatu ketika, ilmuwan virus dari Prancis berhasil mengisolasi virus ini dan menemukannya sebagai penyakit dan virus yang mematikan. Penyakit HIV memang merupakan penyakit yang menular, namun penyakit dan virus ini hanya bisa menular melalui darah atau hubungan seksual. Kontak fisik dan air liur tidak akan membuat seseorang tertular penyakit mengerikan ini. Sebelum ditemukannya virus HIV, sudah ada penyakit dan virus yang serupa seperti, sifilis, gonorhea, herpes, dan lain lain. Namun manusia selalu bisa menemukan obat dan penawar berupa antibiotik dari penyakit penyakit tersebut. Terkecuali virus HIV yang sampai saat ini belum ditemukan obat nya.

Saya akan menjelaskan pernyataan yang saya berikan sebelumnya, tentang mengapa seseorang bisa meninggal akibat virus HIV padahal bukan virus ini yang membunuhnya? Jawabannya adalah seperti ini, virus HIV bisa masuk ke dalam jaringan tubuh manusia melalui darah dan hubungan seksual. Saat virus tertular dan masuk kedalam jaringan tubuh manusia, seseorang tampaknya tidak akan merasakan apa apa, dan bahkan mungkin terlihat sehat untuk beberapa jangka waktu tertentu, hingga daya tahan tubuh orang itu mengalami penurunan drastis dan memiliki suatu hal yang ganjil di dalam tubuhnya. Mengapa daya tahan tubuh? Karena virus HIV memang tidak menyerang organ tertentu, namun virus ini menyerang sistem kekebalan tubuh manusia.

Virus ini menggerogoti setiap sel kekebalan tubuh manusia sehingga tidak ada lagi sel kekebalan tubuh yang mampu mengalahkan penyakit penyakit orang tersebut. Saat manusia memiliki kekurangan akan daya tahan tubuh terhadap kulit, maka yang akan terlihat jelas efeknya dari virus HIV merupakan jaringan kulitnya. Mungkin kulitnya akan hangus terbakar, membusuk, timbul nanah dan darah dan sebagainya. Berlaku juga untuk setiap jaringan tubuh lainnya. Maka dari itu, penyakit HIV bukanlah penyakit yang menyebabkan kematian terhadap pasiennya karena virus HIV tidak menyerang suatu organ pada manusia, melainkan karena virus ini menyebabkan daya tahan tubuh yang tidak lagi kebal akan penyakit, membuat berbagai penyakit akan mudah menyerang seorang pasien yang mengidap HIV, bahkan hanya sedikit influenza atau batuk akan sangat berdampak buruk bagi sang pasien.

Penyakit HIV juga bisa menjangkiti tubuh seseorang saat melakukan transfusi darah, saat seseorang yang mengidap virus HIV (mungkin secara tidak sadar) melakukan transfusi darah dan jarum suntik yang telah digunakan tidak langsung diganti atau dibuang, akibatnya virus tersebut akan tetap hinggap di jarum itu. Dan jika jarum itu menyentuh tubuh orang lain dan masuk melalui darahnya, maka virus ini telah hidup di dalam tubuh orang terakhir itu.

Maka dari itu, perlu di waspadai oleh kita setiap kita melakukan kegiatan transfusi darah, apakah peralatan sang dokter steril? Hindari pergaulan yang buruk, jauhi obat obatan terlarang, jangan pernah berpikir untuk menggunakannya, karena bukan hanya obat obatan berbentuk pil dan sabu saja yang berbahaya, namun juga banyak yang telah menggunakan jarum suntik sebagai sarana obat obatan terlarang itu. Jauhi seks bebas, menikahlah dengan orang yang anda cintai, dan akan menjadi hal yang suci untuk pasangan kita nantinya. Masa depan kita ada di tangan kita, bukan tangan orang lain, jadi peliharalah tubuh kita senantiasa.

Kata kunci:

Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on TumblrDigg thisShare on LinkedIn0