Penyakit Malaria : Kumpulan Catatan Menarik Penyakit Malaria

Malaria adalah penyakit menular yang umum muncul di Negara tropis. Penyakit ini disebarkan oleh nyamuk. Biasanya penyakit ini muncul ditandai dengan demam sambil menggigil. Jika tidak didiagnosa dan tidak ditangai secepatnya, akhibatnya dapat fatal. Gigitan dari seekor nyamuk cukup untuk menyebabkan penyakit ini.

Kata Malaria muncul pada abad 18. Malaria berasal dari bahasa Itali, Mala berarti “buruk”, dan Aria berarti “udara”. Kemungkinan besar, istilah ini digunakan pertama kali oleh Dr. Francisco Torti, Itali, karena orang-orang mengira bahwa penyakit ini disebabkan oleh udara yang buruk pada daerah basah.

Pada tahun 1880, para ilmuwan menemukan bahwa Malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit yang dibawa oleh nyamuk Anopheles. Nyamuk ini menginfeksi dengan parasit sel tunggal bernama Plasmodium. Tidak lama setelah itu, mereka menemukan bahwa Malaria ditularkan dari gigitan nyamuk betina, yang membutuhkan darah bagi telur-telurnya.

Simptom Malaria

Malaria umumnya ditandai dengan demam tinggi mencapai 38C (100.4F), bersamaan dengan menggigil dan keringat. Terdapat pula sakit hebat pada otot, sakit kepala, pandangan buram, dan pusing. Beberapa pasien juga dapat mengalami diare dan muntah. Simptom umumnya muncul tujuh hari setelah terkena gigitan oleh nyamuk, atau bisa memakan waktu 10-15 hari.

Daerah Rawan Malaria

Malaria umumnya ditemukan di negara-negara tropis di seluruh dunia. Malaria pernah ditemukan di sebagian besar Afrika dan Asia, Amerika Tengah dan Selatan, Kepulauan Dominika, beberapa kepulauan Pasifik, seperti Papua New Guinea dan beberapa bagian Timur Tengah.

Malaria jarang ditemukan di Inggris. Di Amerika Serikat terdapat 1500 kasus Malaria yang dilaporkan setiap tahunnya. Di dunia, terdapat 3.3 miliar orang tinggal di daerah yang rawan tertular Malaria di 106 negara dan daerah.

Pada tahun 2010, menurut keterangan World Health Organization, terdapat 216 juta kasus Malaria dan 655000 kasus meninggal di seluruh dunia. Dari jumlah kasus meninggal tersebut, 91% terjadi di daerah Afrika, 6% terdapat di daerah Asia Tenggara, 3% terdapat di daerah Timur Tengah. 86% kasus Malaria di seluruh dunia terjadi pada anak-anak.

Penyebab Malaria

Penyakit Malaria disebabkan oleh sejenis parasit yang dikenal dengan nama Plasmodium. Parasit yang berukuran mikroskopis ini ditransmisikan oleh spesies-spesies nyamuk tertentu Meskipun terdapat beberapa tipe dari parasit Plasmodium ini, hanya 4 tipe yang dapat menyebabkan Malaria pada manusia. Tipe-tipe ini adalah:

  • Plasmodium falciparum
  • Plasmodium vivax
  • Plasmodium ovale
  • Plasmodium malariae

Ada spesies kelima yang juga dapat menyebabkan malaria pada manusia. Spesies ini bernama Plasmodium knowlesi. Spesies ini muncul di Asia Tenggara dan sering salah didiagnosa sebagai P. Malariae. Infeksi yang disebabkan oleh spesies ini berpotensi lebih berbahaya terhadap manusia. Parasit Plasmodium umumnya disebarkan oleh nyamuk Anopheles wanita yang sering muncul pada malam hari.

Malaria juga dapat berpindah dari satu orang ke orang lainnya, contohnya melalui transfusi darah, penggunaan jarum yang berulang kali, transplantasi organ, dan lain-lain.

Diagnosa dan Pengobatan Malaria

Malaria dapat didiagnosa dengan melihat hasil sampel darah. Parasit ini dapat terlihat di bawah mikroskop. Ketika sudah didiagnosa, pengobatan harus dimulai dengan segera. Hamper semua individu yang terjangkit penyakit ini dapat sembuh total.

Medikasi Anti-Malaria digunakan untuk menangani dan mencegah Malaria. Jenis dan durasi dari obat-obatan yang diberikan tergantung dari jenis malaria yang terjangkit, seberapa parah, dan apakah pasien sedang hamil atau tidak.

Malaria terkadang bisa menimbulkan komplikasi. Beberapa komplikasi tersebut seperti:

  • Kekurangan darah
  • cerebral malaria
  • Kerusakan sumsum tulang belakang
  • acidosis
  • Kerusakan pada ginjal
  • Gagal organ, dll

Komplikasi ini umum muncul karena Malaria yang disebabkan oleh P. Falciparum

Pencegahan Malaria

Malaria dapat dicegah dengan mengambil beberapa langkah sederhana. Kesadaran bahaya Malaria dan mudahnya terjangkit penyakit Malaria pada daerah-daerah yang rawan terkena adalah langkah awal dalam mencegah Malaria. Gigitan nyamuk dapat dicegah dengan menggunakan pakaian yang tertutup dan pengusir nyamuk. Ketika sedang berpergian menuju daerah yang rawan Malaria, kita dapat meminta tablet anti malaria untuk mencegah terinfeksi Malaria. Diagnosa segera dan pengobatan dapat mencegah komplikasi dan kematian.

Kata kunci:

Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on TumblrDigg thisShare on LinkedIn0