Poster Kesehatan : Kumpulan Tulisan Terlengkap Mengenai Poster Kesehatan

Poster atau plakat adalah sehelai kertas atau papan yang berisi komposisi gambar dengan sedikit tulisan. Merupakan perpaduan karya seni berupa desain grafis dan iklan. Fungsinya adalah sebagai media komunikasi dan promosi.

Ada berbagai jenis poster. Kalau dilihat dari isi pesan yang terkandung di dalamnya, poster bisa dibedakan menjadi 3 jenis. Yang pertama adalah thematic poster. Poster jenis ini menjelaskan tentang apa dan mengapa. Yang kedua adalah tactrical poster.  Jenis poster ini berisi kapan dan dimana. Dan yang terakhir adalah practical poster yang  menerangkan siapa, untuk siapa, apa, mengapa dan dimana.

Berbicara tentang poster tak lepas dari keberadaan poster kesehatan. Poster jenis ini mempunyai unsur gambar dan tulisan. Isinya adalah informasi pelayanan kesehatan. Berbentuk himbauan atau penyuluhan. Misalnya saja memberikan saran atau memperingatkan orang dari bahaya rokok. Biasanya disertakan teknik melindungi diri dari bahaya yang bisa mengancam kesehatannya tersebut.

Poster kesehatan ini termasuk poster layanan masyarakat. Merupakan bagian dari promosi kesehatan. Dibuat oleh orang-orang yang bergerak dalam bidang kesehatan masyarakat. Misalnya saja dinas kesehatan. Mereka memilih bentuk poster, karena menganggap poster  adalah sarana efektif untuk menyampaikan pesan terhadap masyarakat. Poster juga dipercaya mempunyai daya jangkau yang luas. Sebuah bentuk promosi yang tidak memerlukan biaya banyak.

Dan poster jenis ini mudah kita  temui di tempat-tempat umum yang ramai. Hal itu bisa dimengerti mengingat poster memang sebaiknya ditempelkan di tempat yang mudah dilihat atau tempat umum yang banyak dilalui orang. Contohnya halte bus, majalah dinding desa, kantor kelurahan, kantor kecamatan, persimpangan jalan desa, balai desa, dekat pasar, dekat toko, di pinggir jalan, di papan pengumuman, tempat posyandu, puskesmas dan lain sebagainya.

Kalau kita melihat poster kesehatan, maka pasti tahu kalau tema yang diusungnya  bermacam-macam. Misalnya bahaya rokok, anti Aids, kesehatan reproduksi, bahaya banjir, kesehatan saat berhaji dan lain sebagainya. Makanya, meletakkan poster pun harus disesuaikan temanya. Misalnya tidak meletakkan poster anti Aids di sekolah karena itu tidak berkaitan langsung.

Untuk membuat poster kesehatan  tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Banyak hal yang patut dipertimbangkan. Misalnya:

a.      Buatlah dalam ukuran yang besar.

Untuk menarik perhatian, gunakanlah poster dengan ukuran yang besar. Ukuran yang besar biasanya 50×70 cm, tetapi bisa juga dibuat dengan ukuran yang lebih kecil yakni 35×50 cm. Warna-warna yang digunakan biasanya mencolok dan kontras untuk mengundang ketertarikan orang melihatnya.

b.      Format poster harus dibuat lebih kreatif. 

Buatlah tata letak yang menarik ketika membuat sebuah poster kesehatan. Caranya dengan memberikan gambar yang berkorelasi dengan tulisan. Sangat disarankan untuk tidak terlalu banyak memberikan detail. Aksen yang terlalu banyak akan menjadikan pesan tidak sampai. Hal itu karena perhatian lebih terfokus pada detail saja.

Selain itu juga gunakan kata-kata yang bisa  dimengerti. Kata-kata yang cocok adalah kata-kata yang singkat dan padat alias tidak bertele-tele. Lebih bagus lagi kalau menggunakan kata-kata yang provokatif agar bisa menarik perhatian. Hurufnya dibuat dengan ukuran besar agar  juga bisa dilihat dari jarak yang cukup jauh. Begitu pun  akan nampak menarik bagi orang yang melihatnya  secara sekilas atau sebentar saja.

c.       Gambar dan pesan tulisan yang jelas.

Banyak ragam gambar yang bisa diaplikasikan dalam poster. Sebutlah misalnya lukisan, ilustrasi, kartun atau foto. Kalimat yang akan ditulis juga harus diatur. Kalimat mesti singkat, jelas dan padat. Orang yang  membacanya harus dibuat cepat mengerti dengan maksud yang dikandungnya. Begitu pun gambarnya harus berukuran besar,  jelas, menarik dan mudah dipahami dalam waktu singkat. Jangan lupa juga untuk memperhatikan faktor keserasian antara gambar dan tulisan yang berisi pesan yang ingin disampaikan.

Ingat selalu, tujuan pembuatan poster adalah  untuk mempengaruhi orang banyak dengan pesan  singkat. Oleh karena itu, cara pembuatannya harus sederhana dan menarik. Agar dapat menimbulkan reaksi tindakan, maka isi poster harus bisa membangkitkan emosi. Hal  itu bisa dilakukan dengan melibatkan emosi seperti rasa iri, bangga dan lain sebagainya.

Jangan lupa untuk  memasukkan hanya satu ide saja,  jangan lebih. Jika semua hal di atas diperhatikan, maka poster kita bisa menjadi poster yang baik. Yaitu yang selalu melekat dalam ingatan orang yang melihatnya. Bahkan bisa membuat sebuah tindakan setelah membaca poster itu.

Setelah tampil utuh, pastikan bisa merangsang orang untuk melihatnya. Orang yang lewat bisa membacanya dengan jelas. Bahkan dari jarak cukup jauh sekalipun. Maksimal dapat dibaca dari jarak enam meter. Begitu pun dengan tata letaknya. Tempellah  poster pada tempat yang strategis. Jika semua syarat terpenuhi, maka jangan heran kalau orang mudah mengingat poster tersebut bahkan melakukan tindakan tertentu yang diharapkan dari isi poster tersebut.

***

Kata kunci:

Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on TumblrDigg thisShare on LinkedIn0