Psikologi Pendidikan : Informasi Terkait Psikologi Pendidikan

Psikologi melibatkan hampir semua bidang pekerjaan di era modern ini. Para pemasar menggunakan sebuah sistem psikologi untuk mengetahui bagaimana cara menyampaikan produk mereka kepada konsumen. Seorang desainer mobil, contohnya. Desainer ini menggunakan psikologi untuk menambahkan beragam fitur menarik dari produk mobil mereka. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar dapat meningkatkan jumlah calon pembeli. Seorang dokter juga menggunakan psikologi agar dapat lebih memahami pasien mereka. Sedengkan seorang guru juga dapat lebih memahami siswa mereka dengan terapan psikologi. Dalam hal pendidikan, aspek psikologi sangat tidak terbatas.

Bagian paling spesifik dan paling relevan untuk mengajar adalah psikologi sosial. Mahasiswa umumnya mengambil bidang yang sama, selama mereka duduk di bangku kuliah. Namun hanya terdapat sedikit siswa saja yang benar-benar ingin berbagi ilmu yang telah mereka dapat di perguruan tinggi. Para siswa yang memilih mengajar sebagai profesinya kelak, tentunya. Dalam menyampaikan apa yang telah mereka pelajari pada siswa nantinya, tidak hanya diperlukan pengetahuan luas dalam mata pelajaran, tetapi juga penting untuk memahami bagaimana individu siswa itu sendiri. Pola pikir siswa yang berbeda satu sama lain bukanlah menjadi suatu hal yang mudah bagi seorang guru untuk dapat mengevaluasi kapasitas belajar dari para siswa yang dididik.

Memahami siswa adalah sebuah proses kompleks yang membutuhkan banyak pelatihan. Seorang guru perlu mengetahui apa yang seorang siswa pikirkan, untuk dapat memahami mereka. Guru harus mampu berkomunikasi dengan para siswanya, sehingga siswa dapat memberitahukan kepada guru, tentang apa yang dia fikirkan. Cara lain untuk memahami seorang siswa yaitu dengan mempelajari psikologi sosial.

Psikologi sosial adalah sebuah pembelajaran tentang pengaruh orang-orang di masyarakat. Secara khusus, psikologi sosial mengamati bagaimana interaksi antara seeorang dalam mempengaruhi individu lainnya. Psikologi sosial juga mempelajari bagaimana orang bereaksi dalam kelompok, mempelajari perilaku emosional dan sikap, serta pendapat orang lain. Khususnya bagi anak-anak yang masih duduk di sekolah tingkat dasar. Adalah tugas seorang guru untuk memahami mengapa beberapa muridnya bersikap lebih terbuka, sedangkan murid lainnya lebih tertutup di dalam kelas. Guru yang handal juga harus mengetahui alasan anak yang tidak mau belajar, dan tidak mau memberikan kemampuan terbaiknya. Psikologi sosial menelaah permasalahan ini dan meneliti solusi yang akan digunakan untuk memperbaiki perilaku abnormal anak di dalam kelas. Seorang guru yang faham dengan psikologi sosial dapat dengan mudah memahami pola pikir anak.

Disaat seorang guru memiliki peran penting dalam psikologi sosial, seorang psikolog sekolah justru lebih menitikberatkan pada psikologi klinis. Saat seorang guru menangani masalah agar anak dapat berinteraksi dengan orang lain, psikolog sekolah justru menangani berbagai masalah perilaku diluar ruangan. Psikolog sekolah mempelajari individu secara umum. Mereka menangani semua aspek yang ada di sekolah, bukan hanya mengajar dan memantau tingkat pembelajaran siswa dan sosial, tetapi juga menangani pengujian, substansi, penelantaran anak, serta kekerasan yang terjadi di dalam ruang lingkup sekolah. Tapi pada akhirnya, seorang guru dan psikolog sekolah memiliki tujuan dan pemikiran yang sama, yaitu menciptakan lingkungan belajar yang terbaik bagi para siswanya.

Guru memiliki tanggung jawab besar di tangan mereka. Prestasi yang di capai oleh para murid adalah merupakan tombak ukur bagi para guru untuk untuk menentukan keberhasilan mereka dalam mendidik calon generasi penerus bangsa. Mereka bertanggung jawab atas apa yang anak lakukan dalam mencapai yang terbaik sekolahnya. Seorang guru perlu mengetahui cara terbaik untuk membantu anak belajar. Psikologi merupakan salah satu cara utama agar guru dapat mengetahui apa yang ada dalam pikiran muridnya. Psikologi merupakan sebuah kunci utama bagi seorang guru untuk dapat menyelami jiwa seorang siswa. Masing-masing murid memiliki pola pikir yang berbeda, latar belakang keluarga yang berbeda, adat dan budaya yang berbeda, yang akan membuat pribadi mereka pun menjadi berbeda. Semakin guru dapat memahami siswanya, semakin banyak siswa yang dapat belajar dengan baik. Jika seorang siswa mau dan dapat belajar dengan baik, maka guru itu adalah pendidik yang paling sukses di dunia.

Sumber gambar: http://easyurl.net/b5b54

Kata kunci:

Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on TumblrDigg thisShare on LinkedIn0