Rumah Panggung | Kumpulan Tulisan Terlengkap Mengenai Rumah Panggung

Rumah panggung mungkin jarang kita temui di kota-kota besar atau pada komplek-komplek perumahan, terutama pada perumahan mewah. Rumah panggung biasanya dapat kita temukan pada daerah-daerah pedesaan, pinggiran kota, daerah-daerah yang sering terkenan serangan banjir ataupun daerah-daerah tertentu yang memiliki ciri khas rumah panggung sebagai rumah adat atau rumah untuk tempat tinggal, seperti daerah Sumatra Barat, Manado atau daerah Riau.

Rumah panggung adalah rumah yang memiliki kaki-kaki penyangga pada bagian bawah rumah, bisa pada ke-empat sisi bagian rumah atau lebih, sehingga keberadaan rumah tidak langsung menyentuh tanah. Rumah panggung juga dikenal engan tingginya yang berbeda dari ketinggian rumah pada umumnya. Dan jika kita melihat dengan seksama, rumah yang dibangun dengan konsep ini memang terlihat seperti panggung pertunjukan, dan memang dari sisi inilah rumah ini mendapatkan namanya, rumah panggung.

Ciri khas lain yang dimiliki rumah panggung adalah ketinggiannya yang bisa mencapai 1 meter diatas permukaan tanah. Pembangunan rumah panggung pada dasarnya memiliki berbagai macam tujuan. Pada daerah pedesaan, para penduduk memilih membangun rumah panggung untuk tempat tinggal sebagai salah satu cara untuk menghindari hewan-hewan liar agar tidak dapat masuk ke dalam rumah, seperti ular, tikus ataupun kalajengking. Selain untuk tujuan perlindungan, masyarakat pedesaan menggunakan bagian bawah rumah panggung untuk kandang hewan ternak kecil peliharaannya, seperti ayam atau bebek. Rumah panggung dengan bagian bawahnya sebagai kandang hewan ternak kecil ini dapat kita lihat pada rumah panggung khas daerah Sumatra Barat. Selain untuk menyimpan hewan ternak kecil, bagian bawah rumah panggung juga digunakan untuk menyimpan kayu bakar yang akan digunakan untuk memasak ataupun menyimpan hasil-hasil panen.

Pada daerah pinggiran kota, masyarakat menggunakan rumah panggung lebih kepada tujuan untuk kenyamanan dan memberi kesan alami. Didukung dengan daerah lingkungan yang jauh dari pusat dan keramaian kota, penggunaan rumah panggung dapat memberikan kenyamanan, sekaligus memberikan suasana sejuk ketika kita berada di dalam rumah. Rumah panggung juga sangat bermanfaat pada musim kemarau atau panas, rumah panggung dapat meringankan pekerjaan anda dari kegiatan membersihkan debu tanah yang tertiup angin musim panas dan menempel pada lantai atau perabotan. Karena rumah panggung yang berada sekitar 1 meter dari permukaan tanah, memiliki kemungkinan kecil untuk dimasuki oleh debu-debu yang berterbangan.

Lain lagi jika keberadaan rumah panggung pada daerah yang sering terkena terjangan banjir. Masyarakat yang tinggal pada daerah rawan banjir tentu saja lenih memilih membangun rumah panggung sebagai tempat tinggalnya. Sehingga jika kelak terjadi bencana banjir, air tidak akan masuk dengan mudah ke dalam rumah dan membasahi serta mengotori isi rumah. Selain itu, jika banjir surut, pemilik rumah tidak akan kerepotan untuk membersihkan sisa-sisa banjir yang masih menempel pada dinding-dinding rumah.

Dalam pemilihan untuk membangun dan menggunakan rumah panggung sebagai pilihan tempat tinggal tentu saja harus memperhatikan beberapa hal, terutama pada bahan pondasi rumah panggung. Bahan bangunan yang digunakan sebagai pondasi atau kaki-kaki rumah panggung haruslah dari bahan yang kuat dan tahan lama, terutama untuk mereka yang tinggal di daerah lembab atau rawan banjir. Pada daerah pedesaan atau daerah rawan banjir, bahan yang digunakan pada kaki-kaki rumah panggung biasanya menggunakan batang bamboo yang berukuran besar. Karena bambu dikenal sebagai bahan yang tahan lama, tahan jamur dan tidak mudah lapuk. Sedangkan pada daerah-daerah yang menganut modernisasi, kini kaki-kaki rumah panggung tidak lagi terbuat dari bahan bambu, tapi lebih menggunakan pondasi kaki-kaki yang terbuat dari semen cor-coran yang lebih kokoh. Dengan satu syarat khusus, campuran semen pondasi ini haruslah sempurna, sehingga dapat bertahan lama dan mampu menopang berat rumah beserta isinya yang berada di atas pondasi tersebut.

Dan pada jaman sekarang, penggunaan rumah panggung sebagai rumah tempat tinggal mulai kembali diminati. Terutama rumah panggung yang dibuat dari bahan-bahan alami seperti bambu. Desainnya yang minimalis dan sederhana, bahan-bahan yang mudah didapat dan bersifat alami, serta mampu memberikan kesejukan bagi para penghuninya adalah hal yang sangat dicari oleh orang-orang saat ini.

Source gambar : http://www.rudydewanto.com/2012/01/arsitektur-rumah-panggung.html

Kata kunci:

Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on TumblrDigg thisShare on LinkedIn0