Rumus Luas Lingkaran > Kumpulan Informasi Terlengkap Mengenai Rumus Luas Lingkaran

Tentunya kita sudah mengetahui bentuk lingkaran, seorang anak TK pun pasti sudah mengenalinya seperti apa bentuknya itu. Kali ini kita akan membahas tentang luas lingkaran dan bagaimana cara menghitung luas lingkaran pada kondisi-kondisi tertentu.  Dalam perhitungan Geometri oleh Euclid, lingkaran sendiri merupakan himpunan semua titik pada bidang pada jarak tertentu di mana hal itu disebut sebagai jari-jari, dan di mana dari suatu titik tertentu bisa disebut sebagai pusat. Euclid adalah seorang matematikawan di mana ia berasal dari Alexandria, Mesir.

Ia juga telah menulis 13 jilid buku tentang geometri di mana bukunya itu membahas tentang aksioma atau pernyataan-pernyataan sederhana serta membangun seluruh dalil pada geometri berdasarkan aksioma-aksioma tertentu. Salah satu aksioma Euclid yakni seperti “Ada satu serta hanya satu garis lurus, bilamana garis lurus tersebut melalui dua titik. Sampai saat ini, buku- buku karyanya menjadi hal yang sangat penting serta menjadi patokan atau acuan di dalam pembelajaran Ilmu Geometri.

Rumus Luas Lingkaran

Rumus Luas Lingkaran

Menurut Euclid, matematika tersebut sangat penting sebagai bahwa studi serta bukan hanya sekedar alat dalam mencari nafkah. Pada saat ia memberi kuliah geometri kepada seorang raja dan raja tu bertanya bahwa apakah tidak ada cara yang lebih mudah untuk memahami geometri. Lalu Euclid menjawab  bahwa tidak ada jalan mudah untuk memahami geometri sebab setiap orang harus terus berpikir ke depan tentang dirinya bila ia sedang belajar.

Tokoh yang satu ini memang bisa dikatakan sebagai tokoh matematikawan utama sebab ia memang dikenal karena berbagai karya matematikanya tertuang di dalam buku “Tht Elements” bersifat monumental. Ide- idenya tertuang di dalam buku membuat Euclid dianggap sebagai guru matematika terkenal sepanjang masa, selain itu ia juga dianggap sebagai matematikawan terbesar di Yunani. Euclid memang seorang sosok terkenal di mana ia bergerak di bidang matematika berbagai teorinya sudah diakui oleh orang banyak, terutama soal kurva tertutup satu ini. 5 postulat Euclid yang terkenal berbunyi garis lurus bisa digambar melalui sembarang titik hingga sembarang titik lainnya, ujung garis lurus tersebut dapat dilanjutkan sebagai garis lurus, circle bisa digambar dari berbagai titik pusat serta dengan jari-jari berbeda.

Postulat lainnya adalah seluruh sudut- sudut di sisi kanan sama besar dengan sisi lainnya, bila garis lurus dipotong menjadi dua garis lurus, menyudut pada sisi dalam pada kedua garisnya. Lingkaran sendiri merupakan contoh dari kurva tertutup sederhana di mana ia membagi bidang menjadi bagian dalam serta bagian luar. apa saja elemen-elemen yang dimilikinya? Yang pertama adalah titik pusat sebagaimana ia menjadi titik tengah, jarak titik tersebut dengan titik di manapun pada lingkaran akan selalu tetap.

Elemennya juga berupa dalam bentuk garisan yakni seperti jari-jari disimbolkan R atau r adalah garis lurus menghubungkan titik pusat dengan circle, tali busur adalah garis lurus di dalam lingkaran serta memotong lingkaran pada dua titik berbeda. Elemen lainnya adalah busur yaitu garis lengkung baik tertutup maupun terbuka, keliling lingkaran di mana menjadi busur terpanjang mengelilinginya. Elemen selanjutnya adalah diameter yakni tali busur terbesar serta membagi dua lingkaran dengan luas yang sama serta apotema yaitu garis paling pendek antara pusat dengan tali busur.

Lingkaran

Elemen lingkaran juga berupa sebagai luasan yakni seperti juring, tembereng, serta cakram. Juring adalah daerah di mana ia dibatasi oleh dua buah jari-jari pada kedua ujungnya dan busur. Tembereng adalah daerah yang dibatasi oleh sebuah busur dengan tali busurnya.

Cakram yaitu seluruh daerah di dalam lingkaran dimana ia memiliki luas sama dengan pi dikali jari-jari kuadrat, cakram sendiri bisa dikatakan sebagai juring paling besar.

Asal mula ditemukannya Rumus Luas Lingkaran adalah dengan memotong- motongnya menjadi elemen-elemen dari juring kemudian disusun sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah persegi panjang di mana luasnya dapat lebih mudah dihitung. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa untuk menghitung luasnya adalah menggunakan rumus:

Luas Lingkaran

Dimana lambang dari  (pi) sendiri merupakan suatu konstanta atau tetap dari lingkaran, yakni hasil perbandingan antara keliling dengan diameternya. Lambang R sendiri merupakan lambang dari jari-jari lingkaran tersebut serta dikuadratkan agar dapat menemukan luasnya.

 Sumber gambar : id.wikipedia.org

Kata kunci:

Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on TumblrDigg thisShare on LinkedIn0