Studi Kelayakan Bisnis > Kumpulan Informasi Menarik Studi Kelayakan Bisnis

Dalam memulai sebuah usaha, kita perlu melakukan adanya sebuah analisa atau penilaian secara menyeluruh mengenai kelayakan suatu usaha agar dapat dijalankan secara optimal, efektif dan efisien. Untuk pembahasan kali ini saya akan membahas mengenai studi kelayakan bisnis.

studi kelayakan bisnis mengandung pengertian sebagai suatu penelitian dan pengamatan menyangkut berbagai macam faktor baik itu dari sudut pandang ekonomi , hukum, sosial dan budaya, pasar atau pemasaran, faktor teknis dan teknologi sampai dengan faktor manajemen dan keuangannya. Itu semua dipergunakan sebagai dasar untuk obyek penelitian sebuah studi kelayakan dan hasil dari analisa tersebut akan dipakai untuk pengambilan keputusan bagaimana suatu bisnis dapat dijalankan atau ditunda, bahkan tidak dijalankan.

studi_kelayakan

studi_kelayakan

Studi kelayakan bisnis biasanya dapat dikategorikan jadi dua bagian berdasarkan pada orientasi yang diharapkan oleh suatu perusahaan yaitu berdasarkan tujuan laba, yang kedua adalah analisa yang menitik-beratkan pada keunggulan secara ekonomis, dan orientasi nirlaba (sosial), yaitu sebuah analisa yang menitik beratkan suatu kegiatan tersebut dapat dijalankan serta dilaksanakan tanpa mempedulikan nilai ataupun keuntungan secara ekonomis.

Berikut ini akan saya sajikan beberapa perspektif dari studi kelayakan bisnis :

Aspek Pasar dan Pemasaran
Berarti mampu melakukan analisis mendalam terhadap faktor pasar yang merupakan bagian penting dari setiap pembukaan atau pengembangan sebuah usaha. Mengetahui nilai keuntungan sebuah usaha berdasarkan analisis pasar atau pemasaran adalah variabel penting untuk mendukung keputusan dalam berbisnis. Analisis faktor pasar bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peluang pasar, persaingan usaha, pertumbuhan permintaan, dan pembagian pasar dari sebuah produk tertentu.

Faktor-faktor yang menjadi dasar dalam penentuan bisnis dari analisis aspek pasar atau pemasaran adalah sebagai berikut:

Produk yang dihasilkan perusahaan harus dapat diterima oleh pasar alias marketable. Jika tidak, sebaiknya analisis studi kelayakan bisnis dihentikan. Kecenderungan permintaan terhadap produk yang akan dihasilkan harus memperlihatkan adanya kenaikan. Jika menurun, sebaiknya proses analisis kelayakan untuk pendirian dihentikan, kecuali bila tujuan obyek studi tersebut merupakan sebuah riset. Kandungan material produk tersebut tidak mengandung unsur berbahaya yang dilarang negara atau agama. Jika ditinjau dari aspek hukum, tidak akan direkomendasikan maka studi tersebut harus dihentikan.

Segi teknis dan kronologis sangat tergantung oleh hasil rekomendasi dari pasar, terutama yang berhubungan dengan pemilihan alat produksi.

Studi Kelayakan Bisnis

Studi Kelayakan Bisnis

Beberapa poin di atas mengindikasikan bahwa kuatnya faktor pasar dan pemasaran dalam penentuan kelayakan usaha, menjadikan faktor ini sebagai aspek awal yang perlu dikaji sebelum melanjutkan studi kelayakan bisnis lebih lanjut. apabila hasil analisis aspek pasar atau pemasaran memperlihatkan hasil unrecommended, maka analisis selanjutnya tidak perlu dilakukan.

  • Aspek Teknis dan Teknologi

Segi teknis dalam Studi Kelayakan Bisnis yaitu faktor yang berkaitan terhadap pengoperasian dan proses pembangunan sebuah proyek yang secara teknis setelah proyek tersebut selesai didirikan. Berdasarkan studi ini pula dapat dilihat blue print awal estimasi biaya investasi termasuk biaya awal operasional proyek yang akan dilaksanakan.

Studi mengenai pengaruh teknis dan teknologi tersebut akan mengungkapkan kebutuhan apa yang dibutuhkan dan bagaimana secara teknis proses produksi akan dijalankan. Untuk usaha industri manufaktur, misalnya, perlu dikaji mengenai jenis teknologi yang dipakai, kapasitas produksi, pemakaian peralatan dan mesin, lokasi pabrik, dan tata lokasi pabrik yang paling menguntungkan. lalu dari kajian tersebut, dapat dibuat rencana besarnya jumlah biaya pengadaan asetnya.

  • Aspek Sumber Daya Manusia

Aspek Personalia atau bisa disebut Sumber Daya Manusia dalam SKB merupakan faktor kajian pengadaan sumber daya manusianya untuk memegang dan menduduki bagian dari fungsi organisasi sesuai dengan tujuan organisasi atau bisnis yang telah direncanakan. Aspek sumber daya manusia ini diawali dengan gambaran umum tentang bisnis yang akan dibangun, struktur perusahaan atau organisasinya, dan siapa yang akan melaksanakan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.

  • Aspek Hukum dan Yuridis.

Sangat penting mempertimbangkan aspek hukum dalam studi kelayakan bisnis merupakan faktor yang berhubungan dengan faktor legalitas hukum. Beberapa faktor yang dipakai sebagai acuan dalam penilaian kelayakan bisnis, yaitu :

-Bentuk badan hukum apa yang cocok untuk dijpakai sebagai bentuk perusahaan yang akan didirikan
-Komoditas usaha yang diizinkan atau dilarang oleh undang-undang
-Cara berbisnis melanggar hukum agama atau tidak
-Teknis operasional untuk mendapatkan legalitas dari instansi/dinas terkait atau tidak.

  • Aspek Ekonomi dan Keuangan

Aspek ekonomi dan keuangan dalam studi kelayakan bisnis merupakan pemahaman secara mendalam tentang aspek ekonomi yang dimiliki perusahaan.

Sumber : http://syaifulbahrizone.wordpress.com/2010/01/23/keterbatasan-dana-dan-hubungan-antar-proyek/

Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on TumblrDigg thisShare on LinkedIn0