Suara Pendidikan – Tulisan Terlengkap Suara Pendidikan

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai kualitas sumber daya manusianya.

Kualitas pendidikan dan Suara Pendidikan yang baik akan menciptakan anggota masyarakat yang berkualitas. Kita dapat melihat sistem pendidikan yang sangat bagus di negara-negara maju seperti Amerika, Australia bahkan di Cina. Negara-negara tersebut sangat memperhatikan kualitas dan mutu pendidikan sehingga mereka dapat mengembangkan teknologi dan ilmu pengetahuan.  

Definisi Pendidikan

Pendidikan berasal dari kata dasar didik yang mempunyai arti mengajarkan, menanamkan nilai dan ilmu kepada orang lain. Sedangkan pendidikan adalah suatu sistem untuk mengajarkan dan menanamkan nilai serta ilmu kepada orang lain. Tujuan utama pendidikan adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia suatu bangsa agar tercipta negara maju dan sejahtera. Pendidikan yang utama adalah keluarga karena keluarga merupakan pintu pertama bagi seorang anak untuk mengetahui nilai, norma dan ilmu di dalam suatu masyarakat. Banyak orang-orang sukses berasal dari didikan baik dari keluarga.

Suara Pendidikan

http://pikiranmerdeka.com

Unsur-unsur pendidikan

Ada beberapa unsur dalam pendidikan yaitu perilaku (attitude), norma dan ilmu pengetahuan (science). Banyak orang menganggap bahwa ilmu pengetahuan dan otak yang cerdas merupakan hal penting dalam membentuk manusia berkualitas. Tetapi saya kurang sependapat dengan pendapat tersebut. Saya mempunyai pendapat bahwa perilaku dan norma adalah nilai utama dari pendidikan. Mengapa begitu? Pada dasarnya, manusia adalah makhluk sosial di mana mereka selalu ingin berinteraksi dan bersosialisasi dengan orang lain. Contoh, seorang pengusaha membutuhkan banyak jaringan orang untuk mengembangkan usahanya. Pengusaha membutuhkan investor, pembeli dan partner.  Keluarga dan sekolah sangat berperan penting dalam membentuk seseorang menjadi makhluk sosial. Keluarga dapat mengajarkan dan memberikan teladan tentang perilaku yang baik-buruk.

Setiap perilaku tersebut dapat disesuaikan dengan norma yang berlaku dalam masyarakat. Ayah saya selalu mengajarkan kepada saya bahwa saya harus bisa menempatkan diri dengan situasi sekitar. Maksudnya, saya harus menjaga tutur kata ketika bertemu dengan orang-orang yang berbeda. Ajaran mengenai perilaku / norma dapat menjadi modal untuk menimba ilmu pengetahuan. Seseorang yang mempunyai perilaku yang baik akan mempunyai tanggung jawab untuk belajar dengan sungguh-sungguh.

Suara Pendidikan

Suara Pendidikan



Pendidikan di Indonesia

Kita sudah membicarakan mengenai definisi pendidikan. Lalu bagaimana dengan pendidikan di Indonesia? Saya mempunyai pendapat bahwa bangsa Indonesia masih membutuhkan banyak perbaikan dalam hal ini. Pertama, pemerintah harus mulai memperbaiki sekolah sehingga para murid bisa belajar dengan baik.  Saya sangat miris melihat banyak sekolah terutama di daerah pedalaman. Keadaannya sangat memprihatinkan karena sudah mau roboh dan tidak layak pakai. Bagaimana murid-murid bisa berprestasi jika mereka belajar di ruangan yg tidak layak pakai? Bukankah tempat belajar nyaman dapat meningkatkan semangat belajar? Kedua, pemerintah harus mengangkat guru sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) lalu diberikan gaji layak.

Kita sering mendengar guru-guru yang bekerja sukarela (tanpa dibayar) hanya untuk mencerdaskan anak bangsa. Ibu Een Sukaesih adalah contoh nyata. Dia terus mengajar walaupun kondisinya sudah sangat kritis.  Saya menghargai kepedulian pemerintah untuk memberikan bantuan tetap seharusnya mereka lebih pro aktif. Mereka harus turun ke lapangan untuk membantu guru-guru inspiratif seperti itu. Ketiga, pemerintah harus melakukan evaluasi terhadap sistem pendidikan di Indonesia. Ketiga, sistem pembelajaran dari SD hingga tingkat mahasiswa harus dievaluasi oleh pihak berwajib. Saya selalu mengamati bahwa sistem pembelajaran di Indonesia hanya mementingkan hasil. Contoh konkret adalah penerapan Ujian Nasional (UN).

Penerapan UN sangat tidak efektif karena tingkat kelulusan siswa hanya dilihat dari hasil nilai UN saja. Seharusnya proses siswa lebih dilihat karena proses itu lebih penting daripada hasil. Apakah bangsa Indonesia ingin menciptakan murid berprestasi tetapi berbuat curang? Selain itu, banyak anak SD / TK terlalu dibebankan dengan mata pelajaran berat. Murid TK sudah harus bisa menulis, belajar dll. Mereka itu sebaiknya lebih banyak bermain dengan suka cita. Sekolah juga membebani siswa SD dengan ulangan bertubi-tubi sehingga anak-anak menjadi stres. Akhirnya, kita bisa melihat hasilnya ketika mereka masuk SMP/ SMA. Mereka menjadi anak kurang pergaulan.

Solusi Terbaik

Pemerintah bekerja sama dengan masyarakat untuk bahu membahu menuntaskan masalah ini. Caranya yaitu pemerintah terbuka terhadap laporan masyarakat mengenai sekolah rusak, sistem pembelajaran kurang baik. Pemerintah harus bisa melakukan tindakan konkret dengan menangani masalah tersebut, bukan hanya diam saja. Selain itu, pemerintah harus bisa menghapus Ujian Nasional (UN). Pemerintah bisa menyerahkan kelulusan kepada masing-masing sekolah tetapi pemerintah harus terus mengawasi kelulusan tersebut. Menurut saya, ujian nasional tidak berguna karena hasil ujian tersebut dapat membuat siswa menghalalkan segala cara untuk mendapatkan hasil bagus.

Sumber gambar : http://www.tempo.co/read/news/2012/07/31/179420362/Sekolah-Roboh-Siswa-Belajar-di-Bawah-Pohon

Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on TumblrDigg thisShare on LinkedIn0