Taman Safari Indonesia | Informasi Terkait Taman Safari Indonesia

Siapa yang tidak mengenal Taman Safari Indonesia? Taman Safari atau TSI ini merupakan situs konservasi ex-situ yang sukses menjadi salah satu objek wisata nasional terkemuka di Indonesia. TSI merupakan anggota dari WAZA (The World Associations of Zoo and Aquariums), SEAZA (The South East Asians Zoo Associations), CBSG (Conservations Breeding Specialist Group) and PKBSI (Indonesia Zoological Parks Associations). Di objek wisata tersebut, pengunjung dapat menikmati tidak hanya keberagaman flora namun juga berbagai spesies fauna yang dibiarkan bebas, tidak dimasukkan ke dalam kandang. Untuk menikmati pemandangan alam sekaligus berinteraksi langsung dengan hewan-hewan di objek wisata tersebut, pengunjung dapat melakukan tour dengan menggunakan mobil pribadi atau bus yang disediakan oleh TSI.

Lokasi TSI sebenarnya terdapat di beberapa kota di Indonesia, antara lain: di Cisarua-Bogor Jawa Barat (TSI I), Prigen Jawa Timur (TSI II), dan Gianyar Bali (Bali Safari and Marine Park). Taman Safari yang paling terkenal adalah TSI I yang terletak di Cisarua-Bogor.

Taman Safari Indonesia

Taman Safari Indonesia

Taman Safari Indonesia I (Cisarua-Bogor)

Situs ini diresmikan pada tanggal 16 Maret 1990 oleh Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi, Soesilo Soedarman. Fungsinya sebagai Situs Konservasi Ex-Situ, Pendidikan, Penelitian dan Rekreasi. Objek wisata ini dapat ditempuh selama 1.5 – 2 jam dari Bandara Soekarno-Hatta Jakarta atau 3 jam dari Bandung dengan menggunakan kendaraan. Luas Taman Safari I ini 170 Ha dengan 2500 koleksi fauna, seperti jerapah, orangutan, gajah, harimau, zebra, dan komodo yang sebagian besar berasal dari Indonesia. Di objek wisata ini, selain dapat berinteraksi langsung dengan hewan-hewan liar dengan hanya dibatasi oleh kaca jendela mobil/bus, setiap hari pengunjung juga bisa menyaksikan pertunjukan aneka satwa. Kunjungan juga tidak hanya dapat dilakukan pada siang hari, namun juga pada malam hari. Lebih menantang, bukan?

Taman Safari Indonesia

Taman Safari Indonesia

Untuk tujuan pendidikan, TSI I juga menyediakan berbagai pilihan paket bagi kelompok siswa sekolah, guru, para calon dokter hewan, bahkan paket untuk mempelajari tanaman obat dan fungsinya bagi tubuh kita. Taman Safari Cisarua-Bogor juga menawarkan fasilitas Safari Goes to School dimana pihak TSI I akan datang langsung ke sekolah-sekolah dengan membawa fauna untuk dikenalkan kepada para siswa.

Taman Safari Indonesia II (Prigen-Jawa Timur)

Situs ini terletak sejauh 50 km dari Bandara Juanda Surabaya dan 45 km dari Malang. Luasnya 350 Ha terdiri atas lebih dari 3000 koleksi fauna dan merupakan Taman Safari terluas di Asia. Jenis spesies di TSI II ini tidak jauh berbeda dengan jenis spesies yang terdapat di Taman Safari I. Di TSI II ini juga terdapat berbagai aneka pertunjukan satwa, macam-macam wahana permainan, water world, dan sinema 4 dimensi. Tiket masuknya pun cukup murah. Hanya dengan Rp. 70.000,-, pengunjung bisa menikmati keindahan alam sekaligus sensasi berinteraksi langsung dengan hewan-hewan liar yang ada di sana. Menarik, bukan?

Bali Safari and Marine Park (Gianyar-Bali)

Bali Safari and Marine Park terletak di pinggir jalan Ida Bagus Mantra yang menghubungkan Klungkung, Gianyar, serta Denpasar. Seperti halnya dua TSI yang lain, situs ini juga difungsikan untuk menjaga dan menyelamatkan spesies flora dan fauna dari kepunahan. Salah satu konservasi dan pelestarian yang baru saja diresmikan ialah terhadap burung Jalak Bali atau dikenal juga dengan Bali Mynah pada tanggal 4 Juli 2013 yang lalu bersama PT Garuda Indonesia (Persero).

Tour di Bali Safari and Marine Park selain dapat dilakukan dengan kendaraan pribadi juga dapat dilakukan dengan menggunakan bus yang disediakan oleh pihak objek wisata untuk mengamati lebih dari 400 hewan dari Indonesia, Asia, juga Afrika. Di objek wisata ini juga terdapat berbagai wahana permainan dan waterpark bahkan teater sebagai media hiburan bagi pengunjung. Dengan hanya Rp.135.000,- untuk orang Indonesia (tarif Juni 2013), pengunjung dapat menikmati keanekaragaman flora dan fauna di tempat ini. Sementara itu, untuk turis asing, harga tiket masuk lebih mahal sedikit, yaitu sekitar Rp.350.000,- (tarif Juni 2013).

Sumber Gambar: http://www.disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=49&lang=id

Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on TumblrDigg thisShare on LinkedIn0