Teori Ekonomi Mikro : Kumpulan Informasi Terkait Teori Ekonomi Mikro

Dalam ilmu ekonomi Indonesia terbagi dalam tiga kelompok dasar, yaitu kelompok ekonomi deskriptif, kelompok teori ekonomi dan kelompok ekonomi terapan. Ekonomi deskriptif atau descriptive economics, mengumpulkan keterangan-keterangan faktual dan relevan mengenai sesuatu masalah ekonomi. Teori ekonomi yang biasa kita kenali juga disebut economic theory atau economic principles, yang dipecah lagi ke dalam dua kelompok besar, yaitu kelompok teori ekonomi mikro dan kelompok teori ekonomi makro, tugas utamanya ialah menerangkan secara umum sistem perekonomian.

Apabila yang menjadi objek merupakan materi pembahasan adalah perilaku pelaku-pelaku ekonomi yang berada di dalam sistem perekonomian, maka teori ekonomi tersebut masuk kategori teori ekonomi mikro. Sedangkan apabila yang menjadi objek merupakan materi pembahasan adalah mekanisme bekerjanya perekonomian sebagai suatu keseluruhan, maka teori ekonomi tersebut kita kategorikan sebagai teori ekonomi makro. Akhirnya, yang dilakukan oleh ekonomi terapan, ialah menggunakan hasil-hasil pemikiran yang terkumpul dalam teori ekonomi untuk menerangkan kembali keterangan-keterangan yang dikumpulkan oleh ekonomi deskriptif.

Teori Ekonomi Mikro

Teori Ekonomi Mikro

Didalam teori ekonomi mikro pelaku ekonomi berusaha menerangkan perilaku pelaku-pelaku ekonomi. Oleh karena itu ada manfaatnya apabila untuk sejenak kita perhatikan, kita arahkan guna mengetahui macam kegiatan yang dilakukan oleh pelaku-pelaku ekonomi tersebut dan hubungan-hubungan yang lazim terjadi di antara mereka.

Dengan mengungkapkan bahwa cabang ilmu ekonomi yang dapat Anda sebut ilmu ekonomi mikro, teori ekonomi mikro, atau secara langsung biasa dikatakan ekonomi mikro diartikan sebagai cabang ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku pelaku-pelaku ekonomi saja. Apabila kita berpegang teguh pada definisi ini kita harus mengartikan bahwa materi yang di bahas ilmu ekonomi mikro adalah perilaku ekonomi rumah tangga keluarga  ,perusahaan besar maupun kecil dan pemerintah suatu negara.

Akan tetapi rupa-rupanya para pemikir ekonomi cukup berfikir kritis dalam mengisi literatur ekonomi mikro. Para memikir ekonomi tidak mau terikat kepada suatu definisi ilmu ekonomi mikro seperti yang mereka lafalkan saja karena tujuan utamanya adalah untuk mempengaruhi jalannya perekonomian, maka kebanyakan dari pemikir ekonomi tidak memasukkan teori perilaku ekonomi rumah-tangga pemerintah ke dalam disiplin ilmu ekonomi mikro.

Dalam ekonomi mikro terdapat berbagai jenis- jenis teori lainnya, yaitu;

1. Teori Konsumen merupakan jenis dari ilmu ekonomi mikro yang pada pokoknya membahas perilaku ekonomi rumah-rumah tangga keluarga dalam menggunakan penghasilan mereka yang jumlahnya terbatas untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka dengan memperoleh tingkat kepuasan yang maksimal.

2. Teori Badan Usaha ini merupakan jenis teori yang membahas tentang perilaku rumah tangga perusahaan dalam menentukan jumlah barang atau jasa yang dihasilkan, dalam menentukan harga satuan barang atau jasa yang dihasilkan, dan dalam menentukan kombinasi sumber-sumber daya yang dipergunakan dalam proses produksi.

3. Teori Harga Pasar merupakan jenis daripada ilmu ekonomi mikro ini pada dasarnya membahas perilaku harga pasar barang-barang dan jasa jasa.

4. Teori Distribusi Pendapatan merupakan jenis daripada ilmu ekonomi mikro ini mencoba menerangkan perilaku harga sumber daya, yang dapat berubah upah untuk sumber daya manusia, bunga modal untuk sumber daya modal, dan sewa untuk sumber daya alam.

5. Teori Keseimbangan Umum. Dalam jenis teori yang dijelaskan di atas, yaitu teori konsumen, teori produsen, teoni harga pasar dan teori distribusi pendapatan semuanya didasarkan kepada asumsi tidak adanya saling pengaruh-mempengaruhj antara kegiatan ekonomi pelaku ekonomi yang satu dengan kegiatan ekonomi pelaku ekonomi lainnya. Dunia yang nyata menunjukkan adanya hubungan interdependensi tersebut. Teori ekonomi mikro dalam usahanya menerangkan pembentukan harga, penentuan kuantitas barang atau jasa yang dihasilkan dan yang dikonsumsi, dan sebagainya seperti yang telah diuraikan di atas, mengikut sertakan ke dalam analisa unsur saling pengaruh-mempengaruhi di antara pelaku pelaku ekonomi tersebut, biasa disebut analisa keseimbangan- umum.

6. Ekonomi Kemakmuran merupakan teori-teori ekonomi mikro seperti yang kita uraikan di atas, tidak satupun yang memperhatikan skala preferensi masyarakat. Di lain pihak cabang ilmu ekonomi mikro mencoba menerangkan perilaku konsumen, produsen, harga dan sebagainya mernperhatikan norma-norma etik masyarakat.

Kata kunci:

Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on TumblrDigg thisShare on LinkedIn0