Universitas Muhammadiyah Yogyakarta > Kumpulan Tulisan Mengenai Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Pernah dengar salah satu universitas ternama di Yogyakarta ini? Ya, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta merupakan salah satu perguruan tinggi berasal dari Yogyakarta beralamat di Kampus Terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta tepatnya berada di Jalan Lingkar Selatan, daerah Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta dengan sistem ter akreditasi A. Peningkatan kualitas sumber daya manusia pengelola memang mendapat prioritas utama dalam pengembangan kampus berikut.

Oleh sebab itu, UMY setiap tahunnya mengirimkan kurang lebih 20 sampai 30 tenaga pengajar untuk mengikuti studi lanjut seperti S2, S3 maupun studi di luar negeri. Sejarah dari universitas tersebut adalah berawal dari niat  Profesor Dr. Kahar Muzakkir dalam berbagai kesempatan untuk melemparkan ide dalam mendirikannya. Pada saat pimpinan pusat muhammadiyah majelis pengajaran akhirnya meresmikan fakultas keguruan dan ilmu pendidikan atau FKIP di Yogyakarta dan disahkan pada tanggal 18 November 1960 kemudian mencantumkan FKIP sebagai bagian dari Universitas muhammadiyah pada bulan Maret 1981.

logo-umy-warna

logo-umy-warna

Beberapa aktivis juga berjuang untuk mendirikannya seperti , Drs. M. Alfian Darmawam, Drs. H. Hasan Basri, Drs. H. Abdul Rosyad Sholeh, Drs. H. Mustafa Kamal Pasha, Ir.H.M.Dasron Hamid, H.M.H. Mawardi, Drs. M. Amien Rais, S.H., Brigjen. TNI. (Purn.) Drs. H. Bakri Syahid, M.Sc., H.M. Daim Saleh, Hoemam Zainal, Ir. H. Basit Wahid,H Tubin Sakiman, Zuber Kohari, K.H.Ahmad Azhar Basir, M.A, apalagi mendapat dukungan dari Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah ialah K.H. A. R. Fakhrudin. Tidak hanya itu, ketua pimpinan wilayah muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta dengan nama Mukhlas Abror akhirnya secara resmi mendirikan UMY dan berkembang hingga saat ini.

Awal berdirinya UMY dipercayakan kepada Brigjen.TNI (Purn) Drs. H. Bakri Syahid untuk menjabat sebagai seorang rector dimana saat itu ia juga telah selesai masa tugasnya sebagai rector sebagai Rektor IAIN Sunan Kalijaga di Yogyakarta. Rektor selanjutnya dipercayakan kepada H. M. H Mawardi  lalu diikuti oleh Ir. H. M. Dasron Hamid, M.Sc. UMY memiliki tujuan, tujuan tersebut dibagi 2 yakni tujuan umum serta tujuan khusus. Tujuan umumnya adalah agar terwujudnya sarjana muslim dengan berakhlak mulia, percaya diri, cakap, serta mampu mengembangkan iptek di mana hal itu akan berguna bagi seluruh umatNya. Sedangkan tujuan khususnya ada bermacam-macam antara lain seperti :

  1. Mengembangkan, menguasai serta mengamalkan iptek dimana ia dijiwai pada nilai kemanusiaan, akhlakul karimah maupun etika bersumber pada ajaran Islam dan dapat memupuk keikhlasan. Selain itu dapat melaksanakan amar ma’aruf nahi munkar secara relevan dengan kebutuhan pembangunan bangsa
  2. Mampu menghasilkan penelitian karya ilmiah di mana hal itu akan menjadi rujukan pada tingkat nasional maupun internasional
  3. Dapat melaksanakan program pendidikan ahli madya, pascasarjana, sarjana maupun profesi yang mampu menghasilkan lulusan dengan kebutuhan dunia kerja secara terpenuhi baik nasional dan internasional.
  4. Mampu menciptakan iklim akademik di mana hal tersebut akan menumbuhkan berbagai pemikiran- pemikiran terbuka, inovatif serta kritis.
  5. Mengembangkan kehidupan masyarakat akademis ditopang oleh nilai- nilai Islam yang menjunjung tinggi keadilan, kesungguhan, tanggap terhadap perubahan, serta kejujuran.
  6. Menyediakan sistem layanan secara memuaskan bagi pemangku kepentingan.
  7. Menyediakan potensi dan sumber daya universitas di mana mereka dapat di akses oleh perguruan tinggi, industri, lembaga-lembaga pemerintah maupun swasta, serta masyarakat luas untuk mendukung upaya-upaya pengembangan bidang sosial, hukum, teknologi, ekonomi, agama Islam, budaya Indonesia, serta kesehatan.
  8. Dapat mengembangkan jaringan kerjasama bersama berbagai institusi nasional dan internasional bertujuan memajukan penelitian, pelayanan, manajemen, dan pendidikan.
  9. Menghasilkan lulusan terbaik di mana ia memiliki integritas moralitas dan kepribadian secara Islami dalam kehidupan sosial maupun individual.

Beberapa alumni dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta mengatakan bahwa belajar di sana memang lebih dari sekedar membaca buku, di sana mereka dapat menata pikiran serta sikap di dalam perubahan masyarakat yang cenderung tidak dapat diperkirakan sebelumnya. Dengan melakukan berbagai kajian ilmiah, terlibat dalam kegiatan kemasyarakatan serta Kemahasiswaan mereka dapat menjadi individu yang berkualitas, memiliki moral dan berakhlak tinggi sebagai kaum terpelajar.

Sumber gambar : itmss.umy.ac.id

Kata kunci:

Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Reddit0Share on StumbleUpon0Share on TumblrDigg thisShare on LinkedIn0